oleh

Wabup Majalengka Sawer Petugas Jenazah

Selain itu, dia meminta kepada para pemuda muslim untuk mau belajar dan iklas menjadi petugas jenajah. Mengingat di setiap desanya, jumlah petugas pengurus jenajah tersebut masih sangat minim.

Selain memberikan bantuan kepada para petugas pengurus jenajah, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat usaha kecil di Desa Ujungberung, Wabup Karna juga sempat memberikan bantuan permodalan khusus bagi para pedagang kue serabi yang kebetulan hadir dalam acara tersebut.

Sedangkan dalam tausiyahnya, Wabup Karna banyak mengupas soal teladan Rosululah Muhamad SAW yang harus menjadi patokan dan contoh bagi kaum muslim. Termasuk dalam kehidupan sehari hari maupun dalam menjalankan roda pemerintahan.

”Seorang pemimpin itu harus dekat dan merakyat. Sebab pada dasarnya pemimpin adalah pelayan rakyat, sekarang sudah bukan zamannya lagi ada pemimpin yang harus dilayani, atau di iring-iring kesana kemarin,” tutur dia.

”Saya katakan sekarang di Majalengka sudah tidak ada hal seperti itu,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Ujungberung Tari Kusnadi SE dalam mengatakan, pembangunan masjid dan Majelis taklim itu merupakan langkah awal pihaknya untuk membangun sebuah pesantren dan pusat pendidikan keagamaan.

Diharapkan, dengan keberadaan masjid, majelis taklim serta pesantren tersebut akan mampu mendorong peningkatan nilai keagamaan bagi masyarakat di desanya. ”Ini juga satu pondasi mendukung pembangunan di Majalengka,” imbuhnya. (pai/rie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.