oleh

UMKM Eksporter Terima KUR

Sistem pengajuannya pun akan sama seperti KUR selama ini. Bahkan, pemerintah sedang mengkaji apakah bisa dipermudah. Masa kreditnya pun standar, 3-5 tahun, bergantung jenis kreditnya. Untuk kredit modal kerja ekspor (KMKE), jangka waktunya 3 tahun, sedangkan kredit investasi ekspor (KIE) 5 tahun.

Berikutnya, penurunan tarif PPh dan BPHTP ditujukan untuk mendorong penerbitan dana investasi realestat (DIRE). Kebijakan selama ini, tutur Darmin, belum cukup kompetitif jika dibandingkan dengan negara tetangga. Terutama dalam mengatur tarif PPh dan BPHTB.

Karena itu, pemerintah segera menerbitkan PP tentang pemangkasan tarif PPh final dan BPHTB. Untuk PPh final, tarifnya menjadi 0,5 persen dari sebelumnya 5 persen. Kemudian, BPHTB turun menjadi 1 persen dari sebelumnya 5 persen. ”Setelah digabung, PPh final dan BPHTB, kita sudah bisa lebih kompetitif dari negara tetangga,” lanjutnya.

Untuk prosedur dwelling time, pihaknya mengupayakan agar masa tunggu barang itu lebih pendek lagi hingga mencapai 3,7 hari dari sebelumnya 4,7 hari. Caranya, menyatukan standar penilaian sehingga kementerian dan lembaga yang terkait dengan dwelling time kompak. Apabila masuk jalur hijau, hijau semua bersamaan. Demikian pula bila merah, merah semua. Tidak ada yang berbeda seperti saat ini. (byu/c5/agm/rie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.