oleh

Tuntut Pemerintah Turunkan Tarif Angkutan

Lebih lanjut dia menjelaskan, seluruh peserta rapat yang hadir telah sepakat tarif kalau penurunan tarif bus AKDP sebesar 3 persen. Untuk itu, diharapkan semua pelaku usaha angkutan harus mentaati tarif baru yang dikeluarkan Pemprov yang akan  dipasang dengan menggunakan stiker.

’’Jika mereka tidak mau menuruti aturan yang sudah kita buat, maka kami akan memberikan sanksi hingga pencabutan izin trayek,’’ jelas Deddy.

Terpisah, Ketua Organda Jawa Barat Dedeh T Widarsih menegaskan, seharusnya pemerintah sudah menghitung penurunan tarif angkutan sebelum mengumumkan penurunan harga BBM. Hal ini diharapkan karena ketika penurunan harga BBM diberlakukan, pemerintah sudah memiliki hitungan pasti mengenai penurunan tarif angkutan tersebut.

’’Kalau sebelumnya disosialisasikan terlebih dahulu, pasti para pengusaha angkutan tidak akan kebingungan,’’ tegasnya saat dihubungi.  (dn/fik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.