oleh

Revisi Premi Peserta Mandiri

Irfan mengatakan, peserta BPJS Kesehatan untuk kelompok mandiri mencapai 16 juta orang. ’’Peserta yang memilih kategori kelas III ada sekitar delapan juga orang atau separonya,’’ tutur Irfan. Kemudian 30 persen kelompok I dan 20 persen kelompok II. Irfan menegaskan, jumlah ini berubah-ubah karena peserta memiliki kesempatan untuk berganti-ganti kelas. Dengan catatan pergantian boleh dilakukan paling cepat setahun sekali.

Secara umum, keputusan mendadak pembatalan kenaikan iuran itu tidak mengganggu teknis BPJS Kesehatan mempersiapkan penerapan tarif baru mulai hari ini. ’’Kami justru sekarang fokus pada sistem penarikan iuran yang berubah saja. Yakni untuk kelas I dan II,’’ jelasnya. Untuk sistem penarikan iuran kelas III sudah tidak diotak-atik. Tetap seperti sebelumnya.

Menurut Irfan, informasi bakal dibatalkannya perubahan iuran untuk peserta kelas III itu tidak muncul tiba-tiba. ’’Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah dan sounding ke beberapa pihak juga tentunya,’’ ujarnya. Irfan mengatakan, pemerintah juga bekomitmen menyiapkan dana darurat ketika terjadi kekurangan biaya klaim yang menjadi tanggungan BPJS. (byu/wan/sof/rie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.