oleh

Pasca Sanksi, Panpel Tingkatkan Sosialisasi Aturan

bandungekspres.co.id, Bandung – Panitia penyelenggara (panpel) akan memperbanyak sosialisasi imbauan pada bobotoh agar semakin tertib saat berada di Stadion. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan pihak panpel dari sanksi.

Sebelumnya, panpel Persib sudah divonis denda 10 juta rupiah oleh PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Faktor jatuhnya sanksi, terbukti adanya sinar laser dari bobotoh yang disorotkan pada pemain pada saat pertandingan skuad Maung Bandung menjamu Sriwijaya FC, 30 April lalu.

”Kemarin agak mendadak persiapan. Sebab, awalnya kita berkonsentrasi tanggal 6 (Mei) tapi ternyata tanggal 30 (April). Jadi kalau sekarang mungkin imbauan akan kita perbanyak,” kata General Coordinator Panpel Persib Budi Bram Rachman, kemarin (11/5).

Sekarang ini, Budi beserta rekan-rekan panpel Persib lainnya sedang merundingkan media apa saja yang akan digunakan untuk penyampaian imbauan. Harapannya, bobotoh semakin tertib ketika berada di Stadion saat mendukung Maung Bandung.

Sekalipun panpel dijatuhi sanksi berupa denda Akibat adanya sinar laser, Budi tetap berterima kasih kepada bobotoh yang mulai tertib untuk mengikuti aturan tidak membawa dan menyalakan flare maupun kembang api saat berada di Stadion.

Menurut Budi, dalam laga kandang perdana TSC 2016 lalu juga bobotoh terpantau lebih tertib ketimbang saat penyelenggaraan kompetisi di musim sebelumnya. Dia berharap kesadaran bobotoh untuk menjaga kondusivitas pertandingan tersebut bisa semakin ditingkatkan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.