Laga Pamungkas, Los Blaugrana Mulai Rancang Selebrasi

bandungekspres.co.id – Siapa yang bakal keluar sebagai kampiun La Liga bakal diketahui ketika Barcelona dan Real Madrid menjalani laga pamungkas pada 14 Mei mendatang.

Kedua rival klasik tersebut sama-sama menjalani pertandingan away. Barcelona bertandang ke markas Granada, sementara Real menantang Deportivo La Coruna di Riazor.

Nah, Barcelona sepertinya sudah yakin bahwa mereka bakal menaklukan Granada, sekaligus memboyong trofi ke-24.

Karena itu, klub berjuluk El Barca tersebut sudah merencanakan sebuah perayaan. Berhubung laga tersebut dilangsungkan di Nuevo Los Carmenes, maka perayaan tersebut baru digelar ketika mereka sudah mendarat di Barcelona.

Nantinya, Andres Iniesta dkk bakal memamerkan trofi itu sambil menaiki bus beratap terbuka. Rutenya, Barcelona bakal melakukan pawai dari bandara menuju ke tengah kota.

Marca melaporkan bahwa tim Catalan itu belum menentukan tempat manakah yang bakal menjadi pusat perayaan.

Sebab, dari kabar yang beredar, Camp Nou bakal penuh pada Sabtu mendatang. Bukan oleh para Barcelonista. Namun karena konser musisi Amerika Serikat, Bruce Springsteen.

Selain itu, Sport melansir bahwa entrenador Luis Enrique sudah menginstruksikan seluruh kamar ganti Barcelona untuk berangkat ke Granada, supaya ketika mereka menang, mereka bisa berselebrasi disana.

Semua pemain, baik yang masuk skuad maupun tidak masuk, staf pelatih, tim medis, maupun personel perlengkapan yang berjumlah 55 orang tersebut bakal berangkat tanpa terkecuali.

”Sebab, aku rasa kami layak mendapatkannya,” ujar Enrique seperti dilansir situs resmi Barca. ”Kita berbicara tentang liga terbaik Eropa. Ini adalah liga yang sangat ketat,” lanjutnya.

Pelatih yang akrab dipanggil Lucho itu melanjutkan, akhir Maret sampai pertengahan April performa Barca memang begitu mengecewakan.

Sejak ditahan imbang 2-2 oleh Villarreal (20/3), mereka menorehkan hattrick kalah. Yakni 1-2 kontra Real dalam El Clasico (2/4), kandas dengan skor tipis 0-1 dari Real Sociedad (9/4), serta takluk 1-2 dari Valencia (17/4).

Empat laga beruntun tak pernah menang itu pun membuat selisih poin dengan Real dan Atletico Madrid yang awalnya 12 poin, tereduksi hingga satu angka saja.

”Karena itu, jika kami harus memenangkan gelar ini di pekan terakhir, maka terjadilah,” ucap eks arsitek AS Roma dan Celta Vigo tersebut.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan