oleh

Kondisi Tanah di Wilayah KBB Belum Stabil

Sebelumnya, Kepala Desa Citatah Mumung menuturkan, untuk sementara para penghuni rumah yang rusak dan retak tersebut diungsikan terlebih dahulu ke rumah warga lainnya dan juga saudara mereka. Hal ini agar tidak terjadi pergerakan tanah susulan yang dapat membahayakan masyarakat. Rumah-rumah yang rusak atas nama Alan Triana, Ande, Nana, Taryono, Kosasih, Ari Wibowo, dan Engkan Julaeni.

Menurut Mumung, mereka yang tinggal di sana sebagian tanah milik pribadi dan juga ada tanah milik PU. Beberapa bangunan yang berdiri juga ada yang diisi untuk tempat tinggal dan ada juga yang dibuat untuk usaha seperti bengkel dan warung makan. ’’Ada juga depannya bengkel belakangnya dipakai tempat tinggal. Ada juga yang dipakai untuk usaha warung saja,’’ ungkapnya. (drx/vil)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.