oleh

Data Satelit untuk Akurasi Pemetaan

Sementara itu, Deputi Bidang Penginderaan Jauh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional Orbita Roswintiarti menjelaskan, data satelit yang dihasilkan melalui penginderaan jauh memiliki sejumlah keunggulan dibanding peta konvensioal.

Citra satelit mampu menampilkan area lebih luas, konsistensi data, mendekati kenyataan (near-real time), dan relatif murah.

“Kalau kita menurunkan sepuluh orang peneliti atau perekayasa, bukan tidak mungkin akan menghasilkan 10 data berbeda. Nah, data satelit ini konsisten. Tidak akan berubah-ubah. Data satelit yang dihasilkan di stasiun bumi dalam waktu singkat bisa dikirim ke Jakarta untuk kemudian ditampilkan di website Lapan. Ini lebih cepat sekaligus murah dibanding pengukuran konvensional,” tutup Orbita. (yan/vil)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.