oleh

Bank bjb Salurkan Kredit Kontruksi

Diungkapkan, salah satu bukti kesiapannya, lembaga perbankan BUMD Jabar-Banten itu menyiapkan anggaran untuk penyaluran kredit konstruksi. Ahmad Irfan mengemukakan, tahun ini, pihaknya siap menggelontorkan kredit konstruksi. ”Sekitar Rp 3 triliun,” ungkapnya.

Berbicara tentang kredit secara keseluruhan, Ahmad Irfan mengemukakan, hingga Maret 2016 pihaknya menyalurkan dana pembiayaan senilai Rp 55,21 triliun. Angka itu, jelasnya, melebihi penyaluran kredit Maret tahun sebelumnya, yang nilainya Rp 49,61 triliun.

Mengenai pendanaan, ucapnya, hingga Maret tahun ini, lembaga perbankan yang berkantor pusat di Jalan Naripan Bandung itu mencatat dana pihak ketiga (DPK) bernilai Rp 74,52 triliun. Nilai itu, lanjutnya, lebih tinggi 12 persen daripada periode sama 2015, yang jumlahnya Rp 66,53 triliun.

Menurutnya, terciptanya pertumbuhan-pertumbuhan bisnis positif itu, membuat pihaknya, hingga Maret 2016, sukses meraup laba senilai Rp 449 miliar. ”Atau lebih tinggi 15,8 persen daripada Maret 2015,” sahutnya, seraya menyebutkan bahwa nilai aset bank bjb pun meningkat menjadi Rp 95,7 triliun pada akhir triwulan I 2016.

Hal lainnya, Ahmad Irfan mengatakan, sejauh ini bank bjb telah bermitra dengan BPR-BPR yang ada di Indonesia. Sehingga program ini merupakan bentuk apresiasi bagi nasabah-nasabah (BPR) yang selama ini telah loyal kepada bank bjb. Dengan menyalurkan kredit secara linkage melalui BPR bank bjb juga menunjukan komitmennya untuk menstimulus perekonomian Indonesia, khususnya sektor UMKM. (rie/rls)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.