Tanggul Cironggeng Jebol

Warga RW 06 dan Rusun Cingised Kebanjiran

ARCAMANIK – Hujan deras yang mengguyur Kota Bandung kemarin (6/2) telah mengakibatkan banjir di beberapa wilayah. Salah satunya, di RW 06 Kelurahan Cisaranten Kulon, Kecamatan Arcamanik.

TERGENANG: SMAN 21 Kota Bandung kebanjiran kemarin setelah diguyur hujan lebat.
TERGENANG: SMAN 21 Kota Bandung kebanjiran kemarin setelah diguyur hujan lebat.

Derasnya air yang mencapai lutut orang dewasa, tidak saja menggenangi Jalan Cingised. Tapi juga puluhan rumah warga turut jadi korban. Selain itu, jebolnya tanggul Sungai Cironggeng, mengakibatkan rumah susun Cingised tak luput dari terjangan banjir, demikian diungkapkan warga setempat Heri Heryawan kepada Bandung Ekspres.

Dikatakannya, meningginya luapan air di Cisaranten Kulon, tidak lepas dari ketelodaran pihak Pemkot Bandung, dalam mengelola aliran Sungai Cironggeng. ’’Entah disengaja dibiarkan atau memang ada kaitannya dengan rencana pembangunan real estate di dekat pinggiran sungai. Mestinya ada kerja sama antara pengembang dan Pemkot Bandung, sehingga warga tidak menjadi korban,” kata Heri.

Solusinya, lanjut dia, agar banjir tidak terulang dan warga tidak menjadi korban, daerah pinggiran aliran Sungai Cironggeng dibangun secara permanen. Tidak seperti sekarang cukup dengan membangun tanggul dari tanah. ’’Tidak kurang dari 1 km sempadan Sungai Cironggeng, yang bersebelahan dengan warga RW 06 tanggulnya terbuat dari tanah. Sementara yang membatasi perumahan Arcamanik, sudah dibenteng. Ya seperti ini, air sungai jadi melimpah ke perumahan warga kampung,” kata Heri Heryawan.

Peristiwa banjir menyita perhatian Wakil Wali Kota Oded M. Danial dan Kepala Dinas Kebakaran Ferdi Ligaswara. Keduanya tadi malam langsung meninjau lokasi untuk melihat kondisi warga. (mg10/hen)

 

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan