PT PBB BELUM TENTUKAN SIKAP

Kemenpora tengah gencar-gencarnya menyiapkan turnamen untuk mengisi kekosongan kompetisi pasca dibekukan. Sejumlah undangan kepada tim peserta Indonesia Super League (ISL) pun sudah di sebar termasuk kepada Persib Bandung. Bahkan, pihak Kemenpora berencakan akan memberikan uang pembinaan sebasar rp 100 juta kepada setiap tim peserta turnamen. Sedangkan hadiah yang diperebutkan mencapai total Rp 10 miliar.

persib MANAJEMEN PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) belum memutuskan terkait keikutsertaannya tim Maung Bandung dalam Piala Presiden 2015.

Hal itu dikatakan Komisaris PT PBB, Kuswara S Taryono yang baru akan memberikan keputusan ikut atau tidaknya Persib dalam turnamen yang diselenggarakan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) setelah pihaknya menggelar rapat internal dengan Manajemen lainnya.

”Kita akan bahas semuanya, baik soal ikut atau tidaknya turnamen (Piala Presiden), kontrak pemain, pelatih hingga ofisial dan segala banyak hal akan kita bahas yang berkaitan dengan Persib. Kita sudah rencanakan Minggu ini akan kita agendakan. Malah kita berkeinginan untuk menggelar rapat secepatnya,” tegas Kuswara, kemarin, (10/6).

Sementara itu, Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman mengaku siap jika jika manajemen tim memerintahkan untuk mengikuti turnamen tersebut.

Pelatih yang akrab disapa Djanur ini sudah bertemu dengan Direktur PT PBB Risha Adi Wijaya untuk membahas hal tersebut.

”Hanya saya dengan pak Risha. Ternyata Manajemen belum melakukan meeting dan memutuskan apakah kita ikut atau tidak,” ucapnya.

Namun, jika Manajemen menyatakan siap mengikuti turnamen tersebut Djanur pun mengaku siap. ”Saya masih terikat kontrak disini (Persib). Jadi, ya menunggu perintah saja. Dan jika pada akhirnya setuju untuk ikut, menurut saya itu kabar baik, karena bisa mengisi kegiatan sebelum kompetisi resmi digelar,” kata Djanur

Meski begitu Djanur agak kurang setuju dengan jadwal yang ditetapkan oleh pihak penyelenggara turnamen. Berdasarkan jadwal, turnamen bertajuk Piala Presiden tersebut‎ akan digelar tepat 16 Juni mendatang.

”Mepet juga sih waktunya, sekarang kondisi kita sudah libur sekitar dua minggu. Idealnya, kita harus punya waktu sekitar dua mingguan untuk kembalikan performa pemain,” tuturnya.

Dengan demikian, Djanur berharap manajemen tim segera memutuskan ikut atau tidaknya agar persiapan tim pun jauh lebih matang.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan