oleh

183 Pejabat Pemkot Dirotasi

[tie_list type=”minus”]Kurangi Angka Pensiun Tahunan [/tie_list]

CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi melakukan rotasi terhadap 183 orang pejabat eselon III dari seluruh kedinasan, kecamatan dan kelurahan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Cimahi Dantje Sunanda mengatakan, mutasi dan rotasi pejabat sudah berdasarkan aturan kepegawaian dengan melihat sumber daya manusia (SDM) yang ada. ’’Kami melihat dari keahlian dan disiplin ilmu yang bersangkutan,’’ ujar Dantje.

Dantje mengatakan, pergantian jabatan eselon III baru dilakukan kembali dalam dua tahun terakhir. Makanya jumlahnya langsung cukup banyak yakni, 183 orang. Padahal, biasanya hanya sebanyak 60 orang sampai 70 orang saja.

Secara teknis, rotasi tersebut mempengaruhi jumlah pensiun yang cukup banyak setiap tahunnya. Yakni 100 sampai 150 orang. Sehingga meningkatkan kebutuhan untuk pengisian jabatan eselon III.

’’Tapi sekarang dengan Undang-undang ASN yang baru tentang perpanjangan usia pensiun, usia 56 pensiun menjadi usia 58 pensiun dan eselon II-nya menjadi usia 60 masa pensiunnya. Sehingga jumlah pensiun untuk setiap tahunnya berkurang menjadi 30 sampai 40 orang, itupun atas permintaan

sendiri (APS) karena cape mungkin,” tandasnya.

”Paling tiap bulannya hanya dua sampai tiga orang saja yang pensiun,” tambahnya.

Ditanya mengenai berapa jumlah untuk pejabat eselon II (setingkat kepala dinas) yang masih kosong, Dantje mengatakan, pejabat eselon II yang kosong ada empat jabatan. Namun, pihaknya secepatnya akan melakukan rotasi pejabat eselon II terlebih dulu untuk selanjutnya baru mengajukan pejabat-pejabat eselon II yang kosong setelah rotasi dilakukan.

”Kami akan rotasi dulu, nah yang dirotasi ini akan meninggalkan jabatan lamanya, nanti setelah ketahuan yang kosongnya, itulah yang akan diajukan nanti ke pak gubernur,’’ terangnya.

Wali Kota Cimahi Atty Suharti mengatakan, melakukan rotasi pejabat eselon III ini untuk mengisi kekosongan jabatan. Selain itu, rotasi inipun untuk memberikan suasana baru dan menambah wawasan. ”Pegawai tidak bisa di satu tempat terus menerus. Wawasan mereka harus bertambah,” ungkap Atty.

Dia mengungkapkan, wacana rotasi yang telah lama dan baru dilakukan kemarin, dikatakan Atty, pemilihan orang yang tepat untuk menduduki sebuah jabatan dengan SDM Kota Cimahi yang terbatas tidaklah gampang. Apalagi ditambah pernah mengalami kekurangan 700 pegawai dalam kurun waktu tiga tahun lamanya.

”Ini tidak gampang mencari SDM di Kota Cimahi yang terbatas ini. Sebab, pegawai Cimahi sendiri ada kekosongan sebanyak 700 pegawai selama tiga tahun,” pungkasnya.

Di bagian lain, penempatan pejabat struktural eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi menuai kritikan dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) setempat. Pasalnya diduga rotasi yang dilakukan pada Jumat akhir pekan kemarin dinilai tidak sesuai dengan aturan kepegawaian. Bahkan, ada mantan terpidana yang mendapatkan promosi jabatan ditempat yang strategis.

Selain ada yang mantan terpidana menduduki jabatan strategis, ada PNS yang sudah senior namun posisinya di bawah yang junior dipangkat yang bersangkutan. ”Coba aja lihat, Seorang PNS yang sudah menjalani hukuman akibat terjerat kasus Pilkada Kota Cimahi beberapa waktu lalu, bisa menduduki jabatan ke SKPD yang dinilai strategis. ”Selain dirasakan kurang adil, hal ini juga akan mengakibatkan tidak ada efek jeranya,” kata PNS yang minta tidak disebutkan identitasnya.

Namun, itu dibantah Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Cimahi Dantje Sunanda. Menurutnya, penempayan pejabat structural eselon III dan IV ini sudah sesuai dengan aturan dan keahlian serta disiplin ilmu pejabat yang bersangkutan.

’’Dalam dua tahun terakhir, pergantian jabatan eselon III baru dilakukan kembali. Selain itu, setiap tahunnya ada sekitar 100 sampai 150 orang yang memasuki pension, sehingga pejabat eselon III maupun IV banyak dibutuhkan untuk mengisi jabatan tersebut,’’ tandasnya. (gat/mgc1/rie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.