Menristekdikti Dorong Inovasi Teknologi di Pendidikan Tinggi

BANDUNG – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Indonesia (Menristekdikti), Mohamad Nasir dorong perguruan tinggi untuk melakukan inovasi sesuai percepatan dan perubahan teknologi.

Nasir menuturkan, saat ini kita tidak bisa lagi melakukan sesuatu aktivitas pendidikan tanpa inovasi. Banyak perubahan di bidang teknologi dalam dunia pendidikan. Maka, penting untuk menyiapkan iklim pendidikan yang ramah terhadap digital

“Talenta-talenta digital yang harus kita bangun. Dan akan memunculkan banyak digital karya anak bangsa pada semua sektor,” ujar Nasir di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Jalan Ganesha No. 10, Kota Bandung, Jumat (1/2).

Nasir mengungkapkan, kita akan mengalami perubahan era yang semua berbasis digital dan teknologi. Bahkan, pergeseran dunia sudah mengarah kepada kecerdasan buatan (Artificial Intellegence) yang diprediksi akan menduduki peringkat utama di dunia.

“Menurut penelitian, pada tahun 2030 sejumlah negara diprediksi akan kehilangan pekerjaan. Di Amerika Serikat akan kehilangan sebanyak 38 pekerjaan, di Inggris 30 pekerjaan, 33 dan 21 pekerjaan di Jerman dan Jepang,” tuturnya.

Berdasarkan hal itu, pemerintah terus mendorong kebijakan teknologi dan informasi di perguruan tinggi, melalui Peraturan Presiden (Perpres) No. 08 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) di Perguruan Tinggi.

“Itu merupakan perwujudan mutu dan jati diri Bangsa Indonesia terkait dengan sistem pendidikan dan pelatihan nasional yang dimiliki Indonesia. Dikombinasikan antara praktisi dan akademisi. Untuk selalu bis mampu menjawab tantangan,” pungkasnya. (mg4)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan