Yayat Resmi Jabat Plt Bupati

Pelayanan kepada Masyarakat Dipastikan Berjalan Normal

47
fasilitasi e-KTP
Situasi kantor Disdukcapil Kabupaten Bandung Barat (KBB)

NGAMPRAH – Paska penang­kapan terhadap Bupati Bandung Barat Abubakar dan 6 orang aparatur sipil negara (ASN) oleh KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT), Wakil Bupati Bandung Barat, Yayat T. Soemitra secara resmi mengisi jabatan pelaksana tugas (Plt) bupati. Hal itu setelah adanya surat keputusan (SK) dari Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Kepala Bagian Tata Pemerin­tahan (Tapem) pada Sekre­tariat Daerah Kabupaten Bandung Barat Hendra Tris­mayadi membenarkan jika Gubernur Jawa Barat telah melayangkan surat terkait mengisi kekosongan jabatan bupati tersebut.

”Kami sudah menerima su­rat itu pada Kamis (12/4/18) dari Bapak Gubernur. Malam­nya kita langsung sampaikan lagi ke Pak Wabup,” kata Hendra di Ngamprah, kemarin.

Dalam surat Bernomor 131/77/Pemksm, secara ga­ris besar gubernur membe­rikan penegasan tentang pergantian jabatan Kepala Daerah tersebut mengacu pada Undang-undang No­mor23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Terutama pada pasal 65 ayat 3 yang menyatakan bahwa Kepala Daerah yang sedang menjalani masa tahanan, maka tugas dan wewenangnya dijalankan wakilnya.

Kemudian, lanjut Hendra, pada ayat 4 bahwa Kepala Daerah yang sedang menja­lani tahanan, pelaksanaan tugas dan wewenangnya di­jalankan oleh Wakil Kepala Daerah. Penegasan keten­tuan itupun diperkuat lagi pada Pasal 66 ayat 1 huruf (c) bahwa Wakil Kepala Daerah mempunyai tugas dan we­wenang Kepala Daerah, apa­bila Kepala Daerah menja­lani masa tahanan atau ber­halangan sementara.

Berdasarkan surat dari gu­bernur itu, secara otomatis Yayat T. Soemitra menjalankan tugas dan wewenang Pemkab Bandung Barat.

”Landasan itulah yang dija­dikan acuan Pak Gubernur mengeluarkan surat tersebut,” ungkapnya.

Terpisah, Yayat T Soemitra mengatakan jika pihaknya siap menjalankan roda pemerinta­han selama tiga bulan ini. Dia­pun meminta pada masyarakat tetap tenang menyikapi semua yang melanda KBB saat ini.

”Tidak perlu khawatir dengan apa yang terjadi. Saya Insya Allah akan berupaya memberikan yang terbaik disisa masa jabatan ini. Ba­hkan saya siap memberikan pelayanan yang terbaik buat masyarakat,” tuturnya.

Diapun berharap bantuan semua pihak untuk mengem­balikan kondisi ke arah se­mula. Jika sebelumnya ada yang salah, justru bisa dija­dikan bahan koreksi untuk menuju hal yang lebih baik.

”Mari berdoa untuk menja­dikan Bandung Barat yang terus maju dan lebih baik. Pemerintah juga bisa sukses dan berhasil bila selalu ada bantuan dan kerjasama dari seluruh masyarakat Bandung Barat,” ungkapnya. Sebelum­nya, KPK mengamankan 7 pejabat di antaranya Bupati Bandung Barat Abubakar dan 6 orang ASN dengan barang bukti berupa uang Rp435 juta dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Bandung Barat. (drx)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.