Upnormal Jadikan Cilok Menu Andalan

MASYARAKAT Kota Bandung sudah tak asing lagi dengan cilok. Makanan berbahan dasar aci ini sangat mudah dijumpai, baik di warung pedagang kako lima maupun pedagang asongan.

Melihat penggemar cilok yang semakin banyak, Upnormal pun berinisiatif menambah varian makanannya dengan menu cilok. Namun, cilok yang disajikan tentu memakai bumbu dan olah lebih modern.

Media Relation PT Cita Rasa Prima Jelita Pramesti mengatakan, cilok dipilih karena menu tersebut tidak pernah kehilangan penggemar.
”Karena cilok itu salah satu menu jajanan orang Indonesia yang permintaannya selalu ada, jadi kenapa kita enggak coba berinovasi dengan membuat cilok tapi kita kemas dengan lebih cantik dan lebih enak,” jelasnya di outlet Upnormal Dipatikukur belum lama ini.

Dia mengatakan, cilok yang digunakan adalah hasil produksi sendiri, diolah dengan bumbu racikan dan teksturnya dibuat kenyal. Untuk Cilok Bumbu Rujak, saus rujaknya memiliki rasa manis-pedas, dengan tingkat kepedasan menengah. Sayangnya, tingkat kepedansan tersebut tidak dapat dipesan sesuai keinginan.

Sajian seblak juga hadir dalam semangkuk Indomie Cilok Seblak. ”Yang diunggulkan dari Indomie Cilok Seblak ini adalah menggabungkan tiga makanan favorit anak muda, yaitu Indomie, cilok dan seblak,” katanya.

Sementara, Indomie Becek ala Upnormal berupaya dibuat menyerupai tampilan ’mie baso kampung,’ dengan perpaduan antara Indomie, sayuran hijau, dan telur serta bakso.

Menariknya, saat ini beberapa outlet Upnormal menerapkan cara unik dalam pemesanan. Konsepnya mengadopsi sistem pelayanan resto di Korea Selatan yaitu sistem ‘Pager’.

”Ketika pengunjung memesan makanan dan minuman di kasir, maka konsumen akan diberi alat yang diberi nama Pager. Apabila pesanan sudah selesai, maka Pager tersebut berbunyi dan bergetar kemudian lampu berwarna merah berkelap-kelip, itu menandakan konsumen dapat mengambil pesanannya,” ujarnya. (fik)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan