Unuk Pertama Kali, Kabupaten Garut Raih Swasti Saba Wiwerda

29
PENGHARGAAN: Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Garut, Drs. Didit Fajar Putradi, saat menerima tanda penghargaan yang diserahkan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Jawa Barat, Ir. Koesmayadie Tatang Padmadinata, di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Dipenegoro No. 22 Bandung.

Garut – Kabupaten Garut akhirnya meraih penghargaan Swasti Saba Wiwerdha Tahun 2017. Bersama 7 Kabupaten/Kota di Jawa Barat (Kota Depok, Bogor, Bekasi, Cirebon, Bogor, Sukabumi, Karawang, dan Kota Bandung), Kabupaten Garut juga satu-satunya non kota (kabupaten) yang meraih penghargaan pertama kalinya, setelah sebelumnya meraih penghargaan Swasti Saba Padapa.

Atas prestasi itu Kabupaten Garut yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Garut, Drs. Didit Fajar Putradi, menerima tanda penghargaan yang diserahkan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Jawa Barat, Ir. Koesmayadie Tatang Padmadinata, di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Dipenegoro No. 22 Bandung, Rabu (11/4).

Selain penghargaan, Kabupaten Garut juga mendapat uang Kadeudeuh dari Gubernur Jawa Barat sebesar 15 juta rupiah.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Garut, Drs. Didit Fajar Putradi, usai penerimaan penghargaan, mengungkapkan rasa bahagianya, mengingat penghargaan ini merupakan setingkat lebih tinggi dibanding penghargaan sebelumnya yaitu Swasti Saba Padapa.

”Penghargaan Kabupaten Sehat Swasti Saba Wiwerda merupakan buah hasil dari proses penilaian yang jauh lebih luas dengan empat tatanan, sehingga penilaian ini bisa dikategorikan penghargaan nasional untuk daerah setingkat Kabupaten Garut,” ujarnya.

Meski demikian, imbuh Didit, Pemerintah Kabupaten Garut juga ingin hal yang sama yang diraih daerah lain dengan raihan yang lebih tinggi (Swasti Saba Wistara) dengan tatanan yang lebih luas lagi (9 tatanan). Untuk itu dibutuhkan sinergitas semua komponen, mulai dari society (masyarakat), private sector (swasta) dan state (pemerintah).

”Kita bukan hanya ingin penghargaan semata, namun lebih penting lagi bersama-sama stakeholder bagaimana meningkatkan kesadaran bersama terhadap lingkungan, mulai buang sampah, pelarangan merokok di tempat umum dan lain sebagainya”, katanya. (rul)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.