Startup Bisa Daftar Demoday

32
ACHMAD NUGRAHA/JABAR EKSPRES
SOSIALISASI BEKRAF: Direktur Akses Non Perbankan Bekraf Syaifullah (kiri) menyampaikan sosialisasi Food Startup Indonesia (FSI) 2018 di Hotel Mercure City Centre, kemarin (20/2).

BANDUNG – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) sosialisasi Food Startup Indonesia (FSI) 2018 yang kedua untuk pengusaha rintisan (startup) Indonesia di Bandung, kemarin (20/2). Kali ini, Bekraf bukan hanya menjelaskan platform FSI, tapi  menginformasikan pendaftaran Demoday FSI 2018 hingga 26 Juni 2018 yang akan diselenggarakan di Surabaya akhir Juli mendatang.

Platform FSI, www.foodstartupindonesia.com adalah platform yang dibuat Bekraf untuk menyatukan ekosistem kuliner Indonesia yang menyumbang lebih dari 40 persen pada PDB ekonomi kreatif nasional. Pada platform tersebut terdapat data startup kuliner, mentor, sekaligus investor jaringan.

Startup kuliner yang belum terjaring pada jaringan Bekraf bisa tergabung melalu platform tersebut. Mereka juga bisa mendaftarkan diri untuk mengikuti Demoday. Sekitar 100 startup terpilih melalui kurasi FSI 2018 berkesempatan mempromosikan produknya pada expo pada 27 hingga 29 Juli mendatang.

Lihat Juga:  Djanur Rahasiakan Sosok Stiker

Kelebihan Demoday lainnya yakni mendapat pengetahuan untuk meningkatkan kualitas produk dan pitching yang baik untuk menarik minat investor melalui mentoring pada 30-31 Juli, serta mengakses pembiayaan investor melalui pitching pada 1 Agustus.

”FSI 2017 dan 2016, para food startup berkolaborasi dengan produk mereka. Selain investasi investor, tahun ini kami gelar sosialisasi di 10 kota dengan harapan menjaring talenta startup-startup kuliner daerah,” ungkap Direktur Akses Non Perbankan Bekraf, Syaifullah.

Bekraf menghadirkan salah satu top three FSI 2017 yaitu Yenni Tandaputra dari Chilibags untuk mengungkapkan keikutsertaannya serta keunggulan yang diperoleh setelah bergaung pada FSI.

Lihat Juga:  Pemkab Bandung Tingkatkan Kualitas PNS

”Kita benar-benar getting, getting, getting better. Dan kita terus menjadi lebih maju. Jangan ragu untuk ikut bergaung di food startup 2018. Tidak ada ruginya. Tidak ada nyeselnya,” ungkap Yennie.

Bekraf juga menghadikan Business Development Advisor Donny Wangke pada mini class mentor bertema distribusi. Perwakilan Foodlab Indonesia, Yustinus Agung menjelaskan, investasi yang sesuai dengan tahapan startup. Lebih dari 100 startup subsektor kuliner mengikuti sosialisasi ini.

Bekraf melengkapi acara dengan penjelasan FSI, demoday, dan pitch desk oleh Direktur Akses Non Perbankan Bekraf Syaifullah didampingi oleh Kasubdit Dana Masyarakat Bekraf Hanifah Makarim.

Lihat Juga:  Laga Sarat Emosional

Startup kuliner Indonesia yang lolos kurasi harus memenuhi kriteria di antaranya yaitu usaha sudah berjalan satu hingga tiga tahun, membutuhkan pendanaan tahap awal maupun berkembang, memiliki inovasi, berbasis teknologi, dan memiliki dampak sosial yang positif untuk masyarakat.

Seperti diketahui, Bekraf adalah lembaga pemerintah nonkementerian yang bertanggung jawab di bidang ekonomi kreatif. Bekraf sendiri mempunyai tugas membantu Presiden dalam merumuskan, menetapkan, mengoordinasikan, dan sinkronisasi kebijakan ekonomi kratif di bidang aplikasi dan game developer.

Ada juga bidang arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film animasi dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, perikalan, seni pertunjukan, seni rupa, televisi dan radio. (and/rie)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.