Soroti Kebijakan Tidak Pro Rakyat

87
IMAN MULYONO/JABAR EKSPRES
RESMI DAFTAR: Ketua KAPPU Jawa Barat, Hatman (kiri) bersama lima pengurus DPW Pemuda Bulan Bintang Jawa Barat menunjukkan formulir pendaftaran Calon Legislatif (Caleg) 2019, kemarin.

BANDUNG – Pemuda Bulan Bintang sebagai kader muda Partai Bulan Bintang (PBB) menyatakan kesiapannya maju sebagai bakal calon Legislatif (Caleg) dalam kontestasi Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Banyaknya kebijakan-kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro terhadap rakyat menjadi alasan para kader muda PBB maju pada Pileg mendatang.

Ketua Umum DPW Pemuda Bulan Bintang, Ali Nur Hakim menyatakan, para kader muda PBB sudah saatnya ambil bagian dalam kancah politik untuk membuat perubahan serta menyuarakan aspirasi masyarakat. Terlebih, saat ini masih banyak kebijakan-kebijakan pemerintah yang dinilai tidak mementingkan kebutuhan masyarakat.

ads

Dia melanjutkan, Pemuda Bulan Bintang juga menyikapi kebijakan yang dianggap mengkebiri kepentingan media, yaitu diberlakukannya Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Menurutnya, UU tersebut berdampak pada insan media menjadi tidak leluasa dalam melakukan peliputan dan pemberitaan.

“Kalau diizinkan oleh Allah menjadi anggota legislatif kita bisa menyuarakan dan membawa aspirasi media untuk kembali bebas dalam artian sesuai jalurnya,” kata Ali di Bandung kemarin (10/4).

Sementara untuk visi dan misi, Ali menuturkan, Pemuda Bulan Bintang memiliki visi yang sama dengan PBB, yaitu membangun masyarakat khususnya di Jawa Barat menjadi masyarakat yang Islami. Hal tersebut merupakan upaya pihaknya untuk menegakkan syariat Islam yang sulit diterapkan secara peraturan di Jawa Barat.

“Kita berharap masyarakat Jawa Barat ini bisa menjadi masyarakat yang Islami,” kata dia.

Untuk Pileg mendatang, saat ini sudah ada sebanyak lima orang pengurus DPW Pemuda Partai Bulan Bintang Jawa Barat yang siap mendaftar sebagai Caleg, diantaranya Ali Nurhakim, Guntur Nurahman, Lutfi Nurwahid, Ade Fajar, dan Irfan Lutfi. Kesemuanya siap menyukseskan dan menjadikan PBB menjadi pemenang dengan target sebanyak lima juta suara di Jawa Barat.

“Memang target ini sangat berat tapi kita sebagai pemuda berkewajiban untuk membantu suara PBB ini sukses dan melalui kawan-kawan ini siap menjadi Caleg, daftar di provinsi Jawa Barat, pusat dan juga daerah-daerah kabupaten/kota,” kata dia.

Ketua Komite Aksi Pemenangan Pemilu (KAPPU) PBB Jawa Barat, Hatman mengatakan, dalam proses rekrutmen Caleg, pihaknya menyiapkan sebanyak 120 orang untuk memenuhi target kuota Pileg 2019. Dia menilai, banyaknya kader yang mendaftar menjadi Caleg membuktikan PBB menjadi partai yang banyak diminati kaum muda maupun kaum tua.

“Itu terbukti dari banyaknya generasi muda kita yang hadir untuk mendaftar menjadi Caleg karena pada zaman milenial seperti sekarang ini hal itu sangat diharapkan sekali,” kata Hatman.

Menurutnya, para kader muda yang mendaftar menjadi Caleg dinilai akan mampu memberikan perubahan dengan berbagai pemikiran-pemikiran baru dibandingkan kalangan-kalangan tua yang berkali-kali menjadi anggota legislatif. Selain itu, banyaknya kalangan-kalangan tua yang terlibat dan tersandung kasus korupsi juga harus menjadi pelecut kaum muda untuk membuat suatu perubahan.

“Mudah-mudahan ini satu perubahan dan mereka lakukan untuk membangun Jawa Barat ke depan,” kata dia.

Disinggung mengenai syarat menjadi Caleg dari PBB, Hatman mengaku tidak memberikan syarat yang dinilai akan memberatkan. Sebab, pihaknya hanya menginginkan para bakal Caleg mempunyai niat baik sebagai modal awal pencalonan yang seragam dan seideologi dengan visi-misi PBB. Sementara syarat terkait materil adalah konsekuensi dari setiap Caleg yang berusaha menjadi pemenang.

“Saya rasa kalau untuk partai sendiri kita tidak pernah mensyaratkan syarat itu, tapi konsekuensi tiap caleg pasti ada,” kata dia. (mg1)

~ads~
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.