SDN Conggeang 1 Sumedang Raih Gelar Juara

MILO Football Championship

25
ISTIMEWA FOR JABAR EKSPRES
PEMBINAAN USIA DINI: Ahmad Afid, Category Marketing Manager Nestle MILO (tengah), Kurniawan Dwi Yulianto, Mantan Pemain Tim Nasional Indonesia dan Tim Talent Scouting MILO Football Championship (kiri) serta Indriyanto Nugroho l, Anggota Komite Tetap Pembinaan Usia Muda Asprov PSSI Jawa Barat usai memberikan keterangan kepada wartawan di Stadion Siliwangi, Sabtu (14/4).

BANDUNG – SDN Cong­geang 1 Sumedang berha­sil menjadi juara MILO Football Championship Bandung setelah mengalahkan SDN Cimahi Mandiri 1 dengan skor 1-0 di StadionSiliwangi Bandung.

Dengan meraih gelar juara tersebut, SDN Conggeang 1 Sumedang berhak menda­patkan uang pembinaan se­besar Rp7,5 juta serta piala MILO. Untuk posisi ketiga diraih SDN Jayasari Sumedang setelah mengalahkan MIN 2 Margasari Bandung lewat adu penalti dengan skor 2-0.

“Di 2017, langkah kami ha­rus terhenti sampai di babak kualifikasi. Namun dengan semangat dan tekad yang kuat, akhirnya kami bisa sam­pai di babak final bahkan berhasil menjadi juara MILO Football Championship Bandung tahun ini. Keberha­silan ini tidak terlepas dari latihan yang disiplin dan te­ratur dari anak-anak didik saya. Selama sebulan terakhir, materi latihan yang saya be­rikan pada anak-anak seper­ti latihan fisik, teknik dan kordinasi akhirnya membua­hkan hasil yang membang­gakan sekolah kami,” kata guru olahraga dan pelatih SDN Conggeang 1 Sumedang Kar­mita Hidayat, kemarin (15/4).

Deden Cecep Gunawan, siswa kelas 4 SDN Conggeang 1 Sumedang yang menjadi penentu kemenangan tim sekolah tersebut dan juga berharap dapat terpilih men­jadi pemain terbaik MILO Football Championship 2018. “Lawan yang kami hadapi di babak final hari ini cukup tangguh. Kami sempat kesu­litan membobol pertahanan lawan dan tidak bisa mence­tak gol hingga akhir babak pertama. Namun berkat du­kungan dari orang tua, guru dan teman-teman, kami terus bersemangat untuk melaku­kan serangan dan bisa men­jadi juara di Bandung. Kami akan terus berlatih dengan giat agar nantinya dapat men­jadi juara di tingkat nasional,” ungkap Deden.

MILO Football Champion­ship 2018 juga akan kembali mencari pemain terbaik dari tiap kota sebagai bagian dari kerja sama Nestlé MILO dengan FC Barcelona yang telah berjalan sejak 2017 lalu untuk mendorong gaya hidup sehat dan mengampanyekan pentingnya aktivitas fisik ke­pada generasi muda di Asia, Oseania, Afrika dan Amerika Latin. Para pemain terbaik ini akan dipilih oleh tim talent scouting yang memiliki li­sensi Asian Football Confe­deration (AFC), yaitu Zaenal Abidin, Kurniawan Dwi Yuli­anto dan Ponaryo Astaman.

”Tahun lalu Bandung ber­hasil menyumbangkan dua pemain terbaik yang menda­patkan pelatihan intensif di FCBEscola Barcelona, yaitu Dunung Laksito Adi dan Hel­sya Maeisyaroh. Kami akan mengumumkan pemain-pemain terbaik tahun ini se­telah kompetisi MILO Football Championship berakhir. Nantinya akan dipilih 18 pe­main terbaik yang akan mengikuti pelatihan di MILO Football Camp Jakarta. Sela­njutnya sembilan pemain terbaik yang melewati tahap seleksi ini akan bergabung dengan puluhan anak lainnya dari seluruh dunia untuk mendapatkan pelatihan in­tensif di FCBEscola Barce­lona,” ungkap Sports Marke­ting Manager Nestlé MILO Donny Wahyudi.

”Saya ucapkan selamat ke­pada seluruh peserta MILO Football Championship Bandung. Kalian semua ada­lah juara sejati karena telah belajar nilai-nilai pantang menyerah, percaya diri, spor­tivitas dan kerja sama tim.

Kini giliran adik-adik di Makassar untuk menunjuk­kan kemampuan dan men­jadi yang terbaik di MILO Football Championship,” tutup Donny. (*/rie/ign)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here