Rakornas Meminta Prabowo jadi Capres

35
SAPA WARGA: Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam rangkaian kegiatan Prabowo Menyapa Warga Jawa Barat di Hotel Mason Pine, Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (30/3).

BOGOR – Hasil rakornas Partai Gerindra di Hambalang meminta sang Ketua Umum, Prabowo Subianto sebagai calon presiden yang akan bertarung di Pilpres 2019 mendatang. Di samping itu juga ditetapkan kriteria calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi mantan Danjen Kopassus tersebut.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono mengatakan, sosok cawapres Prabowo Subianto mendatang adalah harus segaris dengan ideologi dan satu idealisme‎ dengan mantan Danjen Kopassus itu.

”Karena Prabowo ingin membangun wibawa bangsa dan menjaga kedaulatan ekonomi Indonesia,” ujar Ferry di Hambalang, Jawa Barat, kemarin (11/4).

Menurut Ferry, apabila tidak satu ideologi dengan Prabowo Subianto, maka Indonesia bisa tidak berkembang. Oleh sebab itu pendamping Prabowo harus bisa sejalan. ”Karena Pak Prabowo ini kan ingin supaya swasembada pangan,” katanya.

Kendati telah menetapkan kriteria cawapres untuk Prabowo, tetapi Ferry belum berani menyebut sosok yang sesuai ketentuan itu. ”Karena berikutnya itu baru bicara kriteria yang melengkapi,” ‎pungkasnya.

Sebelumnya, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan kader dan elite Partai Gerindra mendesak Prabowo Subianto sebagai capres. Desakan itu disampaikan secara bergantian oleh 34 Ketua DPD provinsi Partai Gerindra, 529 Ketua DPC tingkat Kabupaten/kota. Tidak ketinggalan juga 2.785 anggota DPRD Kabupaten/Kota, 251 orang anggota DPRD Provinsi, dan 73 anggota DPR.

Atas dasar aspirasi tersebut, Partai Gerindra secara resmi mencalonkan Prabowo Subianto sebagai calon Presiden. Itu juga sekaligus memberikan mandat penuh untuk membangun koalisi dan memilih calon wakil Presiden.

Prabowo Subianto juga dikatakan Wakil Ketua MPR ini telah menegaskan menerima mandat tersebut dan akan segera bergerak membangun koalisi Pilpres 2019.

Terpisah politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga mantan Menpora di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Adhyaksa Dault hadir dalam Rakornas Partai Gerindra. Komisaris BRI itu kini sudah bergabung di bawah komando Prabowo Subianto.

Keberadaan Adhyaksa Dault pun dibenarkan oleh Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria. ”(Sudah gabung) beberapa waktu lalu,” ujar Riza Patria saat dihubungi, Rabu (11/4).

Namun, Wakil Ketua DPR Komisi II DPR ini mengaku tidak mengetahui secara detail soal bergabungnya Adhyaksa ke Partai berlambang Burung Garuda itu. Namun yang jelas, kata Riza, pria 54 tahun ini total mendukung Prabowo Subianto sebagai capres di 2019.

”Dia gabung ke Gerindra karena ingin dukung Pak Prabowo sebagai presiden,” katanya.

Sekadar informasi, Adhyaksa Dault pernah mengungkapkan dirinya ingin menjadi caleg di Pemilu 2019 mendatang. Bahkan dia menegaskan, lebih tertarik menjadi caleg ketimbang cawapres di Pilpres 2019.

Selama menjabat sebagai Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault tidak menjadi kader partai politik mana pun. Ia pernah menjadi kader PKS ketika menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) periode 2004-2009 atau di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Lama tak terdengar ternyata dia sudah memutuskan untuk hengkang dari PKS. (ce1/gwn/ign)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here