Proyek Spam Ganggu Warga

Minta PDAM Kerta Raharja Ber­tanggung Jawab

58
proyek spam
LUBANG MENGANGA: Proyek SPAM milik PDAM Kerta Raharja Kabupaten Bandung minim sosialisasi ke warga sehingga merugikan masyarakat yang terkena dampak.

SOREANG – Warga RW 3 dan 4 Kampung/Desa Cisondari Kecamatan Pasirjambu Ka­bupaten Bandung, mengelu­hkan dengan kondisi sumur mereka menyusut, berwarna kunin dan berbau.

Hal ini, diduga di sekitar tempat tinggal mereka sedang berlangsung pemasangan pipanisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Gambung Milik PDAM Tirta Raharja yang dikerjakan oleh oleh PT Min­arta Duta Hutama untuk peny­ediaan air bersih daerah So­reang dan sekitarnya.

Deri Ilham salah seorang warga Kampung Cisondari mengatakan, sejak dimulainya proyek SPAM Gambung yang melintasi kampung mereka, sumur milik warga menga­lami penyusutan air. Selain menyusut, air yang semula jernih kini berwarna keku­ningan dan berbau tanah.

Padahal, selama ini sumur air milik warga tidak pernah ada masalah. Bahkan sepeng­etahuannya, di kampungya itu tidak pernah ada warga yang kekurangan air, meski musim kemarau sekalipun.

Baca Juga:  PDAM Targetkan 100 Ribu Pelanggan Baru

Untuk memasang pipa berdiameter kurang lebih 1 meteritu, mereka mengebor tanah 6 me­ter dibawah permukaan tanah. Kemudian itu ditinggalkan dan 5 meter diatasnya dibor lagi.

’’Hasil pendataan semen­tara kami bersama pihak PDAM Tirta Raharja, itu ada 24 sumur warga yang sumur­nya terganggu, jumlahnya bisa bertambah banyak,’’kata Deri di Kampung Cisondari, Selasa (13/2/18).

Untuk memenuhi kebutuhan air bersihnya, warga yang su­murnya terganggu ini, mereka terpaksa meminta ke tetang­ganya yang selama ini meman­faatkan fasilitas air bersih dari Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Cisondari.

Terganggunya sumber air bersih milik warga ini, memang dampak dari pelaksanaan proyek SPAM Gambung, ka­rena memang kejadin serupa juga sebelumnya dialami oleh warga di Kampung Suraja Desa Cibodas yang juga dilalui oleh proyek pipanisasi tersebut.

Baca Juga:  Tingkatkan Layanan Air Bersih, PDAM Tirta Raharja Dirikan SPAM Gambung

”Di Surja juga kejadiannya sama, sumur milik warga ter­ganggu gara gara proyek itu. Tapi katanya disana masalahnya sudah diselesaikan dengan penyediaan pipanisaai air ber­sih dan sumur bor dari PDAM. Sedangkan untuk di kampung kami, masih dicarikan solusinya mau seperti apa. Karena jangan sampai gara gara ada proyek itu kami warga disini jadi kesulitan air bersih,”katanya.

Dirinya sempat melayangkan surat keberatan kepada pelaks­ana proyek yakni PT Minarta Duta Hutama. Namun sayang­nya surat yang berisi pembe­ritahuan keluhan warga ini, ditolak oleh pihak pelaksana proyek dan dialihkan kepada PDAM Tirta Raharja.

Baca Juga:  Proyek SPAM Berpengaruh Pada Kunjungan Wisata

”Pihak PDAM bertanggunja­wab dan berjanji akan men­cari solusi. Salah satu solusi yang ditawarkan oleh PDAM adalah dengan memberikan bantuan air bersih untuk war­ga dari sumber air bersih yang selama ini dikelola oleh Bum­des Cisondari. Tapi ini juga sedang dipikirkan, bagaimana nanti iuran bulanan yang harus dibayar warga itu,”ujarnya.

proyek tersebut juga mening­galkan bekaa galian yang belum selesai. Memang bekas galian tersebut masih dalam proses pengerjaan, namun sayangnya dibiarkan begitu saja, sehingga membahayakan pengguna jalan dan terlihat kotor dan kumuh.

”Pada dasarnya kami tidak menolak pembangunan oleh pemerintah ini. Tapi tolong perhatikan keamanan, kenyamanan dan ketentraman hidup warga sekitar,” pungkasnya. (rus/yan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here