Proyek Sky Walk Tahap ke 2 Mulai Berjalan

116
SARANA PUBLIK FAVORIT: Sejumlah anak-anak berjalan di fasilitas Sky Walk di jalan Cihampelas

BANDUNG — Keberadaan jalur Sky Walk Cihampelas di Kota Bandung rencanannya akan ditambah perpanjangan jalur melalui proyek tahap ke 2. Bahkan, pngerjaan proyek ini ini sudah dimulai sejak kemarin. (9/8/2018).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung Arief Prasetya mengatakan, pengerjaan proyek Sky Walk tahap dua akan dikerjakan selama empat bulan.

Menurutnya, jembatan pedisterian yang menjadi salah satu objek wisata di Kota Bandung itu akan bertambah jaraknya menjadi 250 meter atau dari ujung sebelah selatan jembatan mengarah ke perempatan Jalan Layang Pasupati.

“Sudah lelang, ditargetkan rampung selama empat bulan. Pengerjaan akan diatur antara siang dan malam agar tidak sampai menghambat aktivitas masyarakat,” kata Arief usai kegiatan Bandung Menjawab di Taman Sejarah.

Arief mengungkapkan pengerjaan sky walk tahap kedua masih dengan bentuk seperti yang sudah ada sekarang. Tidak ada perubahan desain struktur bangunan. Namun, pedistrian sepanjang 250 meter itu akan dikhususkan bagi pejalan kaki tanpa adanya lokasi pedagang kaki lima (PKL).

“Tidak ada perbedaan desain, cuma tidak ada lokasi pedagang. Sekarang ini khusus untuk pedestrian orang. Ditambah pot tanaman, lampu, kursi dan kelengkapan lainnya,” ujarnya.

Kendati demikian, kata Arief, jika ada usulan untuk menambah PKL dijalur baru, bisa dibicarakan dan dikoordinasikan dengan dinas terkait. “DPU di tugas pokok kami di tugas membuat jembatannya, kalau untuk PKL-nya itu di temen koperasi dan UMKM, kalau memang temen-temen ada itu mangga kita bicarakan bagaimana, nanti kita bicarakan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, dalam mengerjakan proyek pembangunan Sky Walk tahap II ini DPU Kota Bandung menyediakan anggaran sebesar Rp9 miliar. Namun, apabila anggaran dana dari pengerjaan sky walk tahap kedua ini masih tersisa, Arief berencana akan memperbaiki trotar di sekitar sky walk.

Sebab, sekarang ini sudah banyak yang rusak akibat kerap digunakan sebagai tempat parkir. “Keinginan kita sebetulnya ingin sekalian perbaikan trotoar. Cuma nanti kita lihat dulu anggarannya lah mencukupi atau tidak,” pungkasnya. (bbs/yan)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.