112

PLN UP3 Lakukan Penanaman Pohon

KONTRIBUSI LINGKUNGAN: PLN UP3 menanam lahan kosong dengan pohon bermanfaat untuk warga.

CIMAHI – Untuk mendukung pelestarian ekosistem di se­panjang badan Sungai Citarum, PT Perusahan Listrik Negara (PLN) Unit Pelaksana Pe­layanan Pelanggan (UP3) Cimahi bekerjasama dengan Koramil 0926 melaksanakan penanaman pohon.

Penanaman sebanyak 50 batang pohon berbagi jenis tersebut dilakukan di badan Sungai Citarum, yang saat ini kondisinya sedikit membaik setelah gencar dilakukan pem­bersihan mulai dari hulunya.

Manajer PLN UP3 Cimahi, Heru Purwoko mengatakan, penanaman pohon ini meru­pakan bentuk partisipasi dan dukungan dari pihaknya un­tuk program Citarum Harum. Program ini merupakan ba­gian dari dana Corporate Sosial Responsibility (CSR).

”Karena dengan program Citarum Harum, kita berha­rap bisa membersihkan Sungai Citarum menjadi sungai yang bermanfaat un­tuk lingkungan,” ujar Heru saat ditemui usai penanaman pohon, kemarin. (7/12).

Menurutnya, sebagai peru­sahaan milik negara, pihaknya sangat konsen mendukung penghijauan dan perbaikan kondisi Sungai Citarum, un­tuk menciptakan lingkungan yang sehat dan berdaya guna untuk masyarakat .

”Sungai Citarum ini punya sejarah panjang menjadi sum­ber kehidupan masyarakat. Kita berupaya keras mengem­balikan kondisinya seperti sedia kala,” bebernya.

Sungai Citarum, lanjut dia, merupakan salah satu lokasi proyek pembenahan ling­kungan hidup yang berskala nasional. Dengan ditanaminya pepohonan di hilir Sungai Citarum, maka di sekitar ben­dungan diharapkan dapat ikut memperkuat struktur tanah di daerah tersebut.

”Dengan demikian, risiko terjadinya penurunan struk­tur tanah dapat diminimali­sir,” kata dia.

Sementara itu, Danramil 0926 Kapten CHB Sri Nurha­eni mengapresiasi pelaks­anaan penanaman pohon yang diinisiasi oleh PLN. Pihaknya berharap ini menjadi contoh bagi pihak lainnya untuk mela­kukan hal yang sama.

”Upaya perbaikan kondisi Sungai Citarum ini jadi tang­gung jawab semuanya, bukan hanya kami dari Satgas Cita­rum Harum Sektor 21, tapi didukung oleh stakeholder lainnya,” ujarnya.

Terkait tanggung jawab ma­syarakat dan industri, pi­haknya meminta agar men­ghentikan kebiasaan mem­buang sampah dan limbah langsung ke aliran sungai.

”Industri yang masih mem­buang sampah atau limbah langsung ke sungai ditindak tegas, begitu pula masyarakat, jadi jangan coba-coba melang­gar,” pungkasnya. (ziz/yan)

 

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.