Perumahan Baru Diprediksi Mencapai Ratusan

54
ACHMAD NUGRAHA/JABAR EKSPRES
PEMUKIMAN BARU: Deretan rumah yang sedang dibangun akan dilakukan pendataan ulang oleh dinas PUPR Kabupaten Bandung Barat.

NGAMPRAH- Perumahan yang baru berdiri di Kabupaten Bandung Barat diprediksi mencapai ratusan. Saat ini, Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Bandung Barat terus melakukan pendataan. Data perumahan yang dimiliki pemerintah daerah masih mengacu pada pendataan terakhir dilakukan pada 2016 dengan jumlah 113 perumahan.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman KBB Rachmat Adang Syafaat didampingi Kasi Pengembangan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Iwan Kusmayadi mengungkapkan, beberapa waktu lalu petugasnya sempat melakukan pendataan perumahan di Kecamatan Padalarang, Ngamprah, dan Batujajar. Dari hasil pendataan itu, tercatat sekitar 90 perumahan telah dibangun.

Lihat Juga:  Mobil Dinas Dewan KBB Akan Ditarik

“Itu baru dari 3 kecamatan saja, sementara di KBB memiliki 16 kecamatan,” katanya di Ngamprah, kemarin.

Selain untuk mengetahui secara pasti jumlah perumahan saat ini, pendataan ini penting untuk memastikan para pengembang taat aturan. Sebab sejauh ini, masih banyak yang tidak mematuhi aturan, seperti tidak melakukan serah terima fasilitas sosial dan umum kepada pemerintah daerah. “Pendataan ini menjadi salah satu bentuk pengawasan kami terhadap pengembangan perumahan di KBB. Selain itu, juga untuk memastikan pembangunan perumahan tersebut sudah memenuhi aturan tata ruang,” ujarnya.

Lihat Juga:  PU Akui Aruman Belum Berizin

Rachmat menambahkan, pembangunan perumahan di Bandung Barat setiap tahun memang terus bermunculan. Selain karena kebutuhan masyarakat untuk memiliki tempat tinggal, pembangunan perumahan di wilayah ini juga didukung lokasi yang strategis sebagai daerah penyangga ibu kota Jawa Barat.

Apalagi, dalam waktu dekat akan dibangun stasiun kereta cepat Jakarta-Bandung di Walini, Kecamatan Cikalongwetan. Hal itu pun bakal mendongkrak pertumbuhan pembangunan perumahan di sekitar wilayah tersebut. “Setiap perumahan diwajibkan menyerahkan PSU atau fasilitas sosial/umum. Sampai saat ini baru 4 perumahan saja yang sudah menyerahkan PSU tersebut,” tandasnya. (drx/yan)

Lihat Juga:  Rupiah Keluar dari Fundamental
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.