Persib Disambut Bak Pahlawan

105
ANTUSIAS MENYAMBUT: Rombongan Persib Bandung mendapat sambutan luar biasa dari bobotoh yang telah menunggu mereka di Bandara Husein Sastranegara sekira pukul 09.30, Bobotoh pun menyanyikan chant-chan sambil tepuk tangan.

BANDUNG – Rombongan tim Persib sudah tiba di Bandung. Saat sampai di Bandaraha Husein Sastranegra, sekitar pukul 09.30, mereka disambut puluhan Bobotoh kemarin (16/4).

Bak pahlawan Bobotoh menyambut kedatangan skuad Maung Bandung dengan menyanyi chant-chant sambil bertepuk tangan. ”Ayolah Maung Bandung ku, kami slalu ada untukmu, ayo lah Maung Bandung ku kami berjuang bersamamu,” teriak puluhan bobotoh tersebut dilansir laman resmi Viking Persib.

Ardi Idrus yang bersedia diwawancarai, mengaku senang dengan sambutan tersebut. Dia semakin termotivasi memberikan yang terbaik buat Persib dan Bobotoh.

Menurutnya, kejadian keurusuhan suporter di Stadion Kanjuruhan pada laga di jamu Arema FC, Minggu (15/4) malam harus segera dilupakan. Dan kembali fokus pada laga selanjutnya menjamu Borneo FC, Sabtu (21/4) mendatang.

”Waktu kejadian saya lari masuk kamar ganti, kena lempar. Kena mata tapi gak apa-apa. Kami bersyukur bisa pulang bawa poin. Itu saja, nanti kita fokus lawan Borneo, kita lupakan hasil kemarin,” kata Ardi.

Ardi mengakui, tensi pertandinan melawan Arema memang panas. Itu karena tekanan suporter yang terus menghujat tim Maung Bandung. Namun, menurutnya itu tak meruntuhkan mental pasukan Maung Bandung. ”Kita gak terpancing apa yang dilakukan suporter, gak ada grogi. Kita sudah biasa, waktu uji coba lapangan juga mereka sempat nyayi lagu-lagu, tapi kita sudah biasa dengan situasi seperti itu,” tuntasnya.

Jaya, salah satu anggota divisi kreatif Viking Persib Club (VPC) mewakli rombongan Bobotoh mengatakan, aksi dilakukan untuk memberikan semangat ke tim Maung Bandung setelah insiden kerusuhan suporter di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Bobotoh menurut Jaya, tidak terima dengan perlakuan Panpel Arema kepada tim Persib yang tak melakukan pengawalan ketat pada tim tamu. Hingga Pelatih Roberto Carlos Mario Gomez mengalami luka di kepalanya. Bahkan saat mereka akan memasuki ruang ganti pemain tidak ada penjagaan dari pihak kepolisian.

”Tujuan kita untuk memberi semangat, untuk tim Persib. Karena kejadian semalam sampe-sampe para pemain Persib lepas dari pengamanan kepolisian. Kenapa sampai seperti itu, hingga Gomez dan Henhen masuk lorong tidak ada pengawalan sama sekali,” jelasnya.

Padahal menurut Jaya, saat Persib mengundang Arema FC uji coba menyambut Hari Jadi Persib ke-85 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), beberapa hari sebelum kick-off Liga 1 2018, Panpel Persib begitu ketat mengawal para pemain Arema.

“Waktu di Bandung mereka dikawal sangat ketat. Tapi Persib disana tidak seketat itu. Sama banyak keputusan-keputusan wasit memberatkan tim tamu, sampe ada tandukan ke Bojan Malisikc padahal wasit ada di luar kotak penalti, lokasi Bojan di tanduk, tapi tidak ada rekasi apa-apa dari wasit.” tuntasnya. (vpc/ign)

~ads~
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.