Persib Bakal Garang di Putaran Kedua

450
MAKIN GARANG : Persib Bandung diprediksi bakal lebih agresif dalam menghadapi tim lawan pada putaran kedua Liga 1 2018. Hal itu diperkuat dengan pelatih ternama sekaligus para pemain hebat.

BANDUNG– Perlahan tapi pasti, Persib Bandung sukses melejit dalam beberapa partai terakhir. Tentu ini merupakan sinyal kuat bahwa pasukan Roberto Carlos Mario Gomez bakal menebar ancaman di putaran kedua Liga 1 2018.

Maung Bandung – julukan Persib, saat ini duduk di urutan keempat klasemen sementara dengan meraih 25 poin dari 15 pertandingan. Mereka cuma berselisih tiga angka saja dari pemimpin klasemen sementara, PSM Makassar yang mengemas 28 poin.

Patut diingat, Persib saat ini masih menyimpan satu tabungan pertandingan, yakni melawan Persebaya Surabaya. Itu berarti bila sukses meraih hasil penuh, mereka bisa saja memepet PSM di puncak.

Ada tiga alasan mengapa Persib akan lebih garang ketika memasuki putaran kedua. Berikut alasannya versi JawaPos.com:

Duet Maut Ezechiel-Bauman

Ezechiel N’Douassel saat ini memang menjadi pemain paling mencolok di Persib lantaran telah mengoleksi 12 gol. Namun jangan lupakan duetnya, Jonathan Bauman yang kerap membantu Ezechiel untuk mencetak gol.

Dari 10 laga terakhir Persib, 10 gol di antaranya tercipta dari dua pemain ini. Saat Ezechiel mentok, Bauman maju sebagai pahlawan. Contohnya saat Persib meraih kemenangan 1-0 atas Persela pekan lalu lewat gol semata wayang Bauman.

Ada satu laga yang membuat keduanya sama-sama mencetak gol, yakni kala Maung Bandung meraih kemenangan 2-0 atas Persipura Jayapura pada 12 Mei lalu. Secara keseluruhan, Bauman dan Ezechiel terlibat dalam 18 dari 20 gol yang diciptakan Persib sejauh ini. Hanya In-kyun pemain lain yang mencetak gol untuk Persib di Liga 1 dengan dua gol.

Tangan Dingin Mario Gomez

Dari 15 laga yang sudah dijalani, Persib menjadi salah satu tim yang jumlah penguasaan bolanya tinggi. Mereka juga sangat efektif. Dari data statistik klub, Persib tercatat sudah melepaskan total 50 tembakan, 21 di antaranya tepat sasaran, dan 20 berbuah gol.

Tangan dingin Mario Gomez juga sangat berpengaruh dengan performa Persib. Siapa sangka, Ghozali Siregar yang musim lalu dicoret dari PSM Makassar, kini jadi salah satu pemain vital di Persib? Ya, saat ini Gozo – sapaan akrabnya, berhasil mengemas 4 assist untuk Persib.

Lalu Indra Mustafa. Pemain yang baru berusia 19 tahun itu membuktikan kalau Gomez tak salah memercayainya. Hebatnya, dari empat kali diturunkan di lini belakang, Persib cuma kebobolan satu gol, dan meraih tiga clean sheet.

Lini Belakang Tangguh

Selain Indra Mustafa, Persib memang memiliki para pemain belakang yang istimewa. Sebut saja Bojan Malisic, Victor Igbonefo, hingga Ardi Idrus. Dari 15 laga yang dilalui, Persib baru kebobolan 11 gol, paling sedikit di antara seluruh peserta Liga 1 2018.

Itu artinya hanya ada peluang 0,68 kali gawang Persib kemasukan per pertandingannya. Dari 15 pertandingan, delapan di antaranya dilalui mereka tanpa kebobolan sekalipun.

Tentu, beberapa pemain patut diapresiasi. Ardi Idrus contohnya. Sejauh ini dia sukses menjadi pemain terbanyak soal tekel di Liga 1, yakni 37 kali. Bojan Malisic juga pantas diapresiasi. Saat jumpa Persela jadi salah satu penampilan terbaiknya. Selain mengemas satu assist, dia juga mencatatkan 10 sapuan bola, satu tekel sukses, 12 umpan degan akurasi 60 persen, dan satu kali menciptakan peluang. (ies/JPC)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.