Perpanjang Tak Pernah Menang

28
PERPANJANG KUTUKAN: Jonatan Bauman saat mencoba menjegal pergerakan salahseorangan pemain Arema FC, dalam laga pertemuan yang berakhir dengan skor imbang 2-2.

BANDUNG – Persib Bandung memperpanjang catatan belum pernah menang Are­ma FC menjadi empat laga setelah memaksakan hasil imbang 2-2 pada pekan ke-4 Liga 1 musim 2018 di Sta­dion Kanjuruhan, Malang, kemarin (15/4).

Arema nyaris menjebol gawang Persib di menit 10 lewat Dendi Santoso. Setelah menerima umpan dari Bal­sa Bozovic, Dendi tanpa pengawalan berarti meny­ontek bola yang melewati Deden M Natshir. Tapi berun­tung Bojan Malisic bisa mem­buang bola yang sudah meng­gelinding ke arah gawang yang sudah kosong.

Setelah berkali-kali meng­gempur pertahanan Maung Bandung, Singo Edan akhir­nya bisa memecah kebun­tuan setelah di menit 18, Thiago Furtuoso yang lepas dari pengawalan Bojan dan M Syukur Fisabilillah mem­buat puluhan ribu Aremania bergemuruh. ‘Dibantu’ ke­putusan Deden yang terlalu cepat maju untuk memotong bola, Thiago dengan mudah bisa mencetak gol.

Tapi sukacita yang dirasakan kubu tuan rumah, tak ber­langsung lama. Sebab Maung Bandung langsung merespons 1 menit kemudian lewat Ezechiel yang sukses menaklukkan kiper Arema, Utam Rus­diana. Skor berubah jadi 1-1.

Di menit 25 Per­sib sempat menda­patkan peluang setelah Ezechiel yang lolos di sisi kiri perta­hanan Arema mengirim umpan kepada Ghozali Siregar. Sayangnya meski tanpa pengawalan ketat, Ghozali kurang tenang saat berusaha menguasai bola sehingga menyentuh tangannya.

Pada menit 41, giliran Arema yang memperoleh peluang melalui ten­dangan bebas Balsa Bozovic. Bola yang mengarah langsung ke gawang bisa digagal­kan oleh Deden. Skor 1-1 berta­han sampai turun minum.

Di ba­bak ke­dua, Arema masih meme­gang kendali permai­nan. Seba­liknya Maung Bandung lebih banyak mengandalkan se­rangan balik. Meski begitu beberapa kali Persib mela­kukan ancaman kendati akhirnya dimentahkan oleh barisan pertahanan Arema.

Pada menit 60, Johan Al­farizi hampir menjebol ga­wang Maung Bandung. Da­lam posisi bebas dan ruang yang cukup kosong karena De­den sudah mati langkah, Alfarizi tanpa disangka justru gagal mengeksekusi bola dengan baik. Son­te­kan Alfarizi me­nyambut sundulan Thiago menyam­ping di sisi gawang.

Kontroversi terjadi di menit 67 saat Jonathan Bauman terjatuh setelah mendapatkan gangguan dari Arthur Cunha. Meski dalam tayangan ulang terlihat kontak di antara kedua pemain tergolong minim, tapi Arthur terlihat melakukan gerakan ‘jahil’ yang mem­buat Bauman terjatuh. Sayang­nya wasit tak menganggap hal itu sebegai pelanggaran.

Setelah pertandingan me­masuki menit ke-70, inisia­tif serangan diambil alih oleh Maung Bandung. Beberapa kali serbuan Persib cukup mengancam, seperti pada menit 74 tendangan keras Febri dari luar kotak penal­ti membuat kiper Arema, Utam Rusdiana kerja keras menepis bola.

Pada menit 78, Persib mem­buat puluhan ribu Aremania terdiam setelah kerja sama apik antara Bauman dan Ezechiel membawa Maung Bandung balik unggul jadi 2-1. Meneri­ma sodoran dari Bauman, Ezechiel dengan jitu mengeksekusi bola.

Ketika keunggulan Persib seolah bakal bertahan. Pada menit 87, Balsa Bozovic me­nyelamatkan Arema dari kekalahan. Setelah lolos dari jebakan offside, pemain bernomor punggung 10 itu mengelabui Sabil dan Hen­hen sebelum melakukan tendangan yang akhirnya merobek gawang Deden.

Setelah bangkit, Singo Edan justru harus menerima ke­nyataan pahit setelah harus bermain dengan 10 orang akibat Dedik Setiawan diusir alias diganjar kartu merah karena menyikut Ardi Idrus.

Sayangnya di masa injury time, situasi di lapangan menjadi tak terkendali ka­rena sejumlah suporter tuan rumah menerobos masuk ke dalam lapangan dan me­maksa pertandingan harus diakhiri sedikit lebih cepat dan skor 2-2 pun jadi hasil akhir duel kedua tim.

Meski gagal mempertahan­kan keunggulan, bagaimana­pun 1 poin yang diraih Persib di markas Arema menunjuk­kan mentalitas Maung Bandung terbangun lebih kuat. (vpc/ign)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here