Peran Linmas Sangat Strategis

22
peran linmas strategis
BERPERAN AKTIF : Wabup Bandung Barat, Hengki Kurniawan meminta seluruh jajaran linmas untuk meningkatkan koordinasi bersama stakeholder dalam meningkatkan peran di tengah masyarakat.

NGAMPRAH– Meskipun kerap dipandang sebelah mata, namun sebagai aparat keamanan yang paling dekat dan bersentuhan langsung dengan warga, Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) harus mampu berkolaborasi dan bekerjasama dengan seluruh stakeholder termasuk TNI/Polri, sehingga lahir personel Linmas yang berkualitas dan berkarakter.

Harapan tersebut diutarakan Wakil Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan ketika membuka Bimtek Satlinmas untuk Pencegahan Bahaya Narkoba, Pengaturan Lalulintas dan Penanggulangan Penyakit Masyarakat Tingkat Kabupaten Bandung Barat Tahun 2018 di Wisma Ciremai PN Kertas-Padalang, Senin (15/10).

“Semoga eksistensi Linmas Kabupaten Bandung Barat bisa lebih AKUR (Aspiratif, Kreatif, Unggul dan Religius) di tengah-tengah masyarakat meski keberadaannya kerap dipandang sebelah mata,” ucapnya.

ads

Hengki juga mengatakan, bahwa bimtek ini merupakan kegiatan yang sangat penting, karena dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi satlinmas menurut tugas pokok dan fungsinya.

“Satlinmas harus bisa berperan aktif dalam penyelenggaraan perlindungan masyarakat mulai dari penanggulangan bencana, kegiatan sosial, penanganan penyelanggaraan pemilu, ketertiban masyarakat dan ikut serta dalam upaya pertahanan negara,” terangnya.

Wabup juga berharap setelah mengikuti kegiatan bimtek ini satlinmas bisa memberikan yang terbaik kepada masyarakat dan dapat menyosialisasikan tentang bahaya narkoba, memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan dalam berlalulintas serta bisa memberantas penyakit masyarakat yang ada di Bandung Barat seperti miras maupun prostitusi, baik yang nyata maupun yang terselubung.

“Saya harap satlinmas bisa menjadi ujung tombak di tengah-tengah masyarakat dan dapat memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebaran Bandung Barat, Rini Sartika, Bimtek ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar agar Linmas di Kabupaten Bandung Barat mengetahui tata cara pencegahan narkoba, pengaturan lalu lintas dan penanggulangan penyakit masyarakat mengingat peran linmas juga sebagai ujung tombak keamanan di lingkungan masyarakat.

“Mudah-mudahan melalui bimtek ini linmas di Kabupaten Bandung Barat menjadi berkualitas dan berkarakter,” ujarnya.

Rini menambahkan, ke depannya Linmas di Kabupaten Bandung Barat akan diberikan SK oleh Satpol PP setelah mendapatkan rekomendasi dan pengajuan dari kepala desa.

“Hingga saat ini jumlah linmas di KBB mencapai 3.795 orang dan diberi insentif setiap tahun yang diberikan setiap triwulan sekali,” pungkasnya. (drx)

~ads~
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.