Peningkatan Sampah Tidak Signifikan

AMRI RACHMAN DZULFIKRI/BANDUNG EKSPRES
TUTUP HIDUNG: Pejalan kaki menutup hidungnya ketika melewati tumpukan sampah di Jalan Ir. H. Djuanda.

CIMAHI – Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi memastikan bahwa pasca perayaan pergantian tahun kemarin, volume sampah di Kota Cimahi tidak ada peningkatan yang signifikan.

Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, Djani Ahmad Nur Djani mengatakan, tidak adanya penambahan volume sampah disebabkan karena Kota Cimahi tidak memiliki tempat hiburan dan tempat wisata. Sehingga banyak warga Cimahi yang lebih memilih merayakan tahun baru di luar Kota Cimahi.

”Liburan sekolah juga berpengaruh. Banyak mereka yang libur pada mudik dan merayakan tahun baru di kampungnya,” kata Djani, saat dihubungi melalui sambungan telepon, kemarin (1/1).

Menurutnya, kondisi ini sebetulnya sudah diprediksi. Sebab, di tahun tahun sebelumnya peningkatan volume sampah biasanya mencapi 50 sampai 100 persen dari sampah hari biasanya.

”Kalau sehari sampah di Cimahi ada sekitar 200 sampai 230 ton. Tapi biasanya kalau malam tahun baru bisa mencapai 300 sampai 400 ton,” ujarnya.

Dirinya menilai, melihat dari pengalaman tahun tahun sebelumnya maka Djani mengaku, pihaknya sudah menyiapkan tambahan personil untuk membantu membersihkan sampah.

Meski kenyataannya tidak ada kenaikan sampah namun para personil tersebut tetap diperbantukan, sehingga pengerjaan pembersihan tidak memerlukan waktu yang lama.

”Dari pantauan di lapangan kemarin, sekitar pukul 01.30 juga semuanya sudah bersih kembali,” ucapnya.

Djani menyebutkan, petugas kebersihan di Kota Cimahi berjumlah 160 orang. Mereka bertugas untuk membersihkan dan mengangkut sampah yang ada di Kota Cimahi.

Terpisah Atang, 45, petugas kebersihan di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sangkuriang menyebutkan, dibeberapa titik kumpul masa seperti Alun alun Cimahi dan beberapa Mall memang ada penambahan volume sampah. Namun Atang mengaku penambahan tidak terlalu banyak.

”Kalau di Alun-alun paling bekas mercon sama puntung rokok yang banyak berserakan. Tapi kalau di Mall tidak terlalu sebab ada tempat pembuangan sampahnya,” kata dia. (ziz/yan)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here