Pegawai DPMPTSP Ajak Tegakan Integritas

19
DPMPTSP
ANTI KORUPSI: Kadis DPMPSPT Arief Prasetya melakukan penandatanganan dengan seluruh jajaran mengenai zona integritas.

BANDUNG – Para pegawai Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung menandatangani Komitmen Bersama Deklarasi Pakta Integritas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Ruang Serbaguna Balai Kota Bandung, Rabu (7/11).

Tak hanya para pegawai, para istri maupun suami mereka pun diajak untuk hadir mendukung komitmen antirasuah itu. Kepala DPMPTSP, Arief Syaifudin mengatakan, hal ini merupakan salah satu cara untuk menjaga integritas pegawai.

“Istri-istri diundang untuk mendorong nilai-nilai integritas. Karena tidak cukup penerapan nilai dari sendiri saja, tapi keluarga juga punya peran besar,” ujar Arief.

ads

Arief berpesan, kepada para pasangan untuk senantiasa mendukung para ASN DPMPTSP agar bekerja secara jujur dan tidak tergoda oleh hal-hal di luar haknya. Dukungan positif dari keluarga akan membuat para pegawai bekerja dengan tenang dan tanpa tuntutan di luar pekerjaan.

“Suaminya didukung, diingatkan, agar ke rumah membawa rezeki yang halal dan membawa keberkahan untuk keluarga,” pesan Arief.

Cara ini meraih dukungan penuh Plh. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna yang turut hadir di tempat acara. Ia sepakat bahwa dukungan keluarga berdampak secara signifikan terhadap kondusivitas bekerja.

“Kesuksesan istri atau suami dalam bertugas menjadi ASN tergantung juga dengan situasi dan kondiri keluarga masing-masing. Kalau keluarganya sudah berdasarkan rasa syukur kepada Allah SWT, setiap langkah yang dilakukan akan sejalan dengan yang diharapkan,” katanya.

Sebagai orang yang pernah menjabat sebagai kepala di satuan kerja itu, Ema paham iklim bekerja di DPMPTSP. Menurutnya, perlu ada perubahan stigma masyarakat yang harus diluruskan.

“Saya selaku Plh Sekda Kota Bandung menyambut baik penyelenggaraan komitmen seperti ini. Apalagi ini diselenggarakan oleh DPMPTSP, salah datu dinas yang sangat strategis di Kota Bandung dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya yang berkaitan dengan modal dan pelayanan perijinan yang selama ini masih ada stigma yang kurang maksimal,” tutur Ema.

Ema optimis di bawah kepemimpinan Arief, DPMPTSP bisa menunjukkan kepada masyarakat sebagai satuan kerja yang profesional dan berintegritas.

“Komitmen ini tidak hanya diucapkan di mulut dan dituangkan ke tulisan. Tetapi akan direalisasikan,” tegasnya. (hum/yan)

~ads~
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.