Memilukan, 3 Nyawa Tewas Terpanggang

13
Memilukan, 3 Nyawa Tewas Terpanggang
MENGENASKAN: Petugas Damkar berhasil mengevakuasi 3 korban kebakaran yang terjadi dijalan Cihanjuang kemarin (12/10).

CIMAHI – Setelah peristiwan kebakaran beberapa lalu merenggut 1 korban jiwa kali ini kejadian serupa kembali berulang,

Kejadian kebakaran kembali terjadi. Bahkan, dalam sepekan tercatat sebanyak 4 kali si jago merah meluluh lantakan bangunan.

Kali ini kebakaran terjadi di Jalan Cihanjuang, Kampung Babut Tengah, RT 02 RW 08, Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Kamis (11/10) sekitar pukul 21.30 WIB yang harus merengut tiga korban jiwa.

Korban yang diketahui bernama Nur, 35, Alma Khusnul Khotimah, 11, dan Hana, 2, yang merupakan Ibu beserta dua putrinya itu harus tewas terpanggang dalam peristiwa tersebut.

Insiden nahas itu diduga berasal dari lilin yang dinyalakan saat terjadi pemadaman listrik sekitar pukul 19.00 WIB.

“Sepertinya dari lilin karena saat itu mati listrik,” terang Plt Kasatpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Dadan Darmawan, saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurut Dadan, pihaknya menerima laporan kebakaran itu sekitar pukul 21.54 WIB. Sekitar 10 menit kemudian atau tepatnya pukul 22.04 WIB, tiga unit pancar dan satu rescue tiba di lokasi. Petugas mengalami kesulitan untuk memadamkan api dengan cepat. Sebab, lokasi kebakaran masuk kepemukiman padat yang sulit diakses.
Setelah selesai penanganan, petugas langsung melakukan penyisiran, lalu ditemukanlah korban ibu beserta kedua putrinya yang sudah dalam keadaan mengenaskan.

“Di satu ruangan, ibu sama anak yang kecil berbaring, anak satu lagi ‘nyender’ (bersandar). Mungkin mereka terjebak di kamar,” ucapnya.

Dadan menjelaskan, bangunan permanen itu sebenarnya dihuni oleh dua Kepala Keluarga (KK), hanya dipisahkan oleh sekat saja. Keluarga Dani dan Iis serta tiga anaknya lolos dari maut.

Tiga korban jiwa yakni ibu beserta kedua putrinya langsung dievakuasi ke RSUD Cibabat untuk dimandikan dan di sholatkan.

Peristiwa kebakaran tersebut mendapat perhatian masyarakat lantaran disebabkan oleh lilin. Sehingga, tak sedikit warga dan pengguna media sosial menyalahkan PLN.

Saat dikonfirmasi kepada PLN, Supervisor Teknik PLN Area Cimahi, Ari Bhayangkara, mengungkapkan jika pemadaman yang terjadi malam tadi bukan karena pemeliharaan atau gangguan lokal, melainkan disebabkan oleh interkoneksi dari pembangkit Cilacap, Muara Tawar, Paiton, dan Indramayu.

“Betul tadi malam ada pemadaman, karena sempat melepaskan beban di Penjulang Cimahi dari pukul 19.00 sampai 22.00. pemadaman karena interkoneksi dengan pembangkit Cilacap dan Paiton, jadi dampaknya Jawa Bali. Kami defisit sekitar 22 MW,” ungkap Ari saat ditemui di Kantor PLN Kota Cimahi, Jumat (12/10).

Pemadaman semalam bersifat kondisional dan tak bisa diprediksi. Jika tidak dilakukan pemadaman, maka area Cimahi bisa padam lebih luas lagi.

“Kalau tidak padam, pasti area Cimahi akan black out atau padam total. Secara sistem memang kami juga merasa berat dengan adanya pemadaman seperti ini, tapi memang sudah ketentuannya seperti itu,” tuturnya. (ziz).

~ads~
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.