Klaim Pelaksanaan UNBK Telah Siap

106
AMRI RACHMAN DZULFIKRI/BANDUNG EKSPRES
KERJAKAN SOAL: Siswa mengerjakan soal Bahasa Indonesia, saat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer di SMP Pribadi Billingual Boarding School, Jalan PHH Mustopha, Kota Bandung.

CIMAHI – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi mengklaim Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kota Cimahi, sudah siap 100 persen untuk ikut ujian nasional berbasis komputer (UNBK)  secara serentak pada 23 hingga 26 April 2018.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Kota Cimahi, Nana Suyatna mengatakan, dari jumlah total 54 SMP dan MTs, sebanyak 27 sekolah akan melakukan UNBK secara mandiri dan 27 sekolah lainnya akan melakukan UNBK secara gabungan atau menumpang di sekolah lain.

’’Untuk yang menumpang, kami akan tempatkan di SMA dan SMK dengan menggunakan fasilitas di sekolah sekolah tersebut,”jelas Nana ketika ditemui kemarin (14/2).

Dirinya menyebutkan, jumlah peserta UNBK SMP/Mts di Kota Cimahi mencapai 9.024 siswa. 5.183 peserta menumpang UNBK ke SMA/SMK, sementara 3.843 menggelarnya secara mandiri atau di sekolahnya masing-masing.

’’Untuk tingkat SMP, jumlah pesertanya mencapai 7.489 siswa. Sedangkan MTs pesertanya mencapai 1.535 siswa. Semua sudah terverifikasi untuk UNBK,” ujarnya.

Untuk jumlah Mata Pelajaran (Mapel), lanjut Nana, masih sama seperti tahun sebelumnya, sebanyak empat pelajaran, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan Ilum Pengetahuan Alam (IPA).

Nana menjelaskan, untuk persiapan UNBK selain sarana prasarana, pihaknya juga mempersilahkan setiap sekolah untuk melakukan simulasi sebanyak tiga kali. Selain itu siswa juga dipersilahkan mengikuti Try Out (TO) sebanyak dua kali.

“Simulasi langsung UNBK dan try out, membahas soal yang akan diujikan,” jelasnya.

Dengan simulasi UNBK, Nana berharap para siswa nantinya tidak merasa kaget saat pelaksanaan ujian. Sedangkan pelaksanaan TO untuk menambah pemahaman siswa terkait soal-soal yang akan diujikan nanti.

“Kalau melihat simulasi yang sudah dilakukan hingga saat ini belum ada laporan terkait apa yang menjadi kendala. Mudah mudahan saat pelaksanaan nanti bisa berjalan lancar,” bebernya.

Kendati demikian, Nana mengaku, pihaknya akan tetap melakukan koordinasi dengan pihak pihak terkait untuk persiapan teknis agar dalam pelaksanaan UNBK nanti bisa berjalan lancar.

“Kami akan melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Perusahaan Listrik Negara (PLN), Telkom serta instansi terkait lainnya. Mungkin Rakornya sekitar bulan Maret,” pungkasnya. (ziz/yan).

BAGIKAN


TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.