Kemensos Datangi Korban Lonsor

46
ACHMAD NUGRAHA/JABAR EKSPRES MASIH MENCARI: Petugas gabungan melakukan pencarian korban longsor yang belum ditemukan di lokasi longsor Sindangkerta.

NGAMPRAH – Kementerian Sosial bergerak cepat melakukan langkah penanggulangan bencana dengan mendatangi korban dan lokasi longsor di Kampung Bonjot, RT 3 RW 11, Desa Buninagara, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat yang menewaskan dua orang yakni Damah,41, dan anaknya Puja Astuti,13.

“Kementerian Sosial telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bandung Barat dalam hal penanganan korban terdampak bencana,” kata Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial, Harry Hikmat saat meninjau lokasi longsor di Sindangkerta, kemarin.(11/3)

Upaya yang dilakukan meliputi Assesment untuk menganalisa kebutuhan korban bencana terdampak dan mengerahkan Tagana Kabupaten Bandung Barat untuk bergabung dengan relawan lain dalam melakukan operasi SAR.

“Termasuk soal pengungsi dan kerusakan rumah terdampak longsor menjadi perhatian pemerintah,” katanya.

Harry juga berpesan agar masyarakat di sekitar rawan longsor bisa memilih tempat yang lebih aman mengingat kondisi cuaca masih hujan. Tak hanya itu, warga juga diminta lebih waspada dan melaporkan kepada petugas jika hujan turun besar.

“Warga harus lebih waspada karena cuaca terus hujan yang bisa memicu terjadinya longsor. Termasuk longsor di Sindangkerta ini sudah diungsikan ke lokasi aman,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB, Dicky Maulana menyebutkan, jumlah warga yang diungsikan ke tempat yang lebih aman masih tetap berjumlah 7 keluarga. Warga yang diungsikan tersebut dilakukan agar menghindari terjadinya longsor susulan mengingat cuaca saat ini terus turun hujan.

“Warga yang diungsikan masih berjumlah 7 keluarga, tidak ada penambahan. Kami khawatir karena hujan terus turun bisa menimbulkan longsor susulan,” ungkapnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, dua korban yang tertimbun sudah ditemukan selama lima hari pencarian oleh petugas gabungan terdiri dari TNI/Polri, BPBD, BNPB, PMI dan relawan. Korban terakhir jasad Damah,41 ditemukan pada Jumat (9/3) sekitar pukul 08.15 WIB. Jasad Damah ditemukan dalam posisi tertelungkup dengan beberapa luka memar di bagian kepala dan punggung. (drx/yan)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.