Kembali Raih Gelar Swasti Saba

94
JADI KEBANGGAAN: Pjs Wali Kota Bandung M. Solihin memperlihatkan piagam penghargaan Swasti Saba.

BANDUNG – Setelah meraih gelar Swasti Saba beberapa kali pada tahun sebelumnnya Kota Bandung, kali ini kembali mendapat penghargaan di bidang kesehatan dengan predikat Swasti Saba Wistara dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin mengatakan, penyerahan penghargaan diberikan kemarin Rabu oleh Asisten Pemerintahan Hukum dan Kesejahteraan Sosial Setda Provinsi Jawa Barat, Koesmayadie Tatang Padmadinata kepada di Aula Gedung Sate Jalan Diponogoro.

Solihin mengungkapkan rasa syukurnya usai menerima penghargaan tersebut. Penghargaan ini merupakan buah hasil kerja keras kolaborasi Pemkot Bandung dan seluruh komponen masyarakat.

ads

“Menciptakan kota sehat itu bukan hanya tanggung jawab satu perangkat daerah saja tetapi tanggung jawab semua perangkat daerah agar Kota Bandung bisa memberikan lingkungan yang sehat. Sehat itu tidak hanya lingkungannya saja, tetapi perilakunya dan masyarakat mengonsumsi asupan makanan. Itu harus diperhatikan agar seluruh masyarakat bisa sehat,” lanjutnya.

Menurut Solihin, Penghargaan tersebut adalah barometer sebuah Kota Sehat, karena ini berkaitan dengan proses menjadikan lingkungan sehat termasuk juga sanitasi dan budaya sehat.

“Poin penting di sini karena ada ajakan dan imbauan kepada seluruh masyarakat untuk berbudaya sehat. Bukan untuk meraih penghargaannya saja, terpenting budaya budaya sehat itu terus tumbuh di masyarakat,” katanya.

Perlu diketahui, tahun 2016, Kota Bandung meraih Penghargaan Swasti Saba Wiwerda yang diterima langsung oleh Sekda Kota Bandung, Yossi irianto. Di tahun 2017, Kota Bandung kembali penghargaan Swasti Saba Wistara yang diterima langsung oleh Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil.

Selama ini, Kota Bandung telah menggulirkan sejumlah program di bidang kesehatan. Di antaranya, Layad Rawat, Omaba (Ojek Makanan Balita), Motor Ambulans dan Kekasih (Kendaraan Konseling Silih Asih) dan juga terbentuknya Forum Rembug Peduli Bandung Sehat (FRPBS). (rmol/yan)

~ads~

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.