5

Kasus Pengaturan Skor Tengah Diproses

Terkait Pertandingan Madura FC Kontra PSS Sleman di Liga 2

SEDANG DIPROSES: Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha menegaskan kasus pengaturan skor yang melibatkan Anggota Exco PSSI, Hidayat tengah diproses. Dirinya juga mendorong agar kasus ini bisa tuntas sesuai dengan aturan yang ada.

JAKARTA – Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha memastikan kasus pengaturan skor yang diduga melibatkan anggota Exco PSSI, Hidayat sudah masuk penyelidikan.

Nama Hidayat belakangan ramai diper­bincangkan di dunia sepak bola Indone­sia. Dia disebut-sebut menghubungi Ma­dura FC untuk melakukan penga­turan skor di Liga 2.

“Sedang berjalan. Bahkan tidak hanya dua tiga laga atau satu dua nama orang, adanya laporan keter­kaitan hal itu akan di persidangkan dan baru terjawab pekan depan,” tegas Ratu Tisha seperti dikutip dari JawaPos.com, kemarin.

PSSI sendiri siap memberan­tas isu pengaturan skor tanpa pandang bulu. Bahkan bila Hidayat terbukti bersalah, PSSI siap untuk memberikan sanksi tegas.

“Tidak hanya di PSSI, kami perangi pengaturan skor ini bersama. Sekarang fak­tanya sudah cukup, PSSI melihat proses sidang, apa yang perlu di-follow up, pekan depan harus tuntas,” tandas Ratu.

Sementara itu, Anggota Exco PSSI, Hiday­at, mengaku mendapat nasihat dari voter soal tuduhan pengaturan skor. Dia berharap masalah ini segera terbuka lebar agar dirinya juga tenang.

Nama Hidayat memang belakangan ramai diperbincangkan di dunia sepak bola Indo­nesia. Dia disebut-sebut menghubungi Ma­dura FC untuk melakukan pengaturan skor di Liga 2.

Kondisi itu jelas cukup memprihatinkan. Terlebih, posisi Hidayat merupakan ang­gota Exco PSSI. Apalagi, dia membidani Ko­mite Kompetisi PSSI dalam keanggotaannya di Exco.

“Andai PSSI tidak ada masalah, ini tanggung jawab moral. Saya ini dipilih oleh voter dan saya suara terbanyak,” ungkap Hidayat.

Menurutnya, banyak pemilik suara PSSI masih percaya dengan dirinya. Mereka dise­but Hidayat yakin kalau tuduhan pengaturan skor kepadanya cuma isu belaka.

“Alhamdulillah sebagian voter bilang saya untuk bersabar dan ini musibah. Se­moga ini bisa menjadi pembelajaran un­tuk ke depannya. Saya akui saya ini cero­boh,” pungkasnya. (ies/jpc/drx)

BAGIKAN
Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.