Kang Hasan Soroti Dampak Sosial Jatigede

59
HERI PURNAMA/SUMEKS
KUNJUNGAN: Calon bubernur Jawa Barat Nomor Urut 2 TB Hasanudin memberikan pemaparan di sela-sela kunjungannya di Jatigede, kemarin.

SUMEDANG – Calon bubernur Jawa Barat Nomor Urut 2 TB Hasanudin, menyayangkan permasalahan dampak sosial Waduk Jatigede yang belum kunjung selesai. TB yang sebelumnya menjabat di DPR RI, cukup memahami kondisi permasalahan yang terjadi pada masyarakat terdampak Waduk Jatigede.

TB Hasanudin yang dikenal dengan sebutan kang Hasan ini, membeberkan segala hal yang sangat disayangkan dirinya, terkait permasalahan yang ada di mega proyek waduk tersebut.

Segala upaya telah dirinya lakukan, mulai dari berkoordinasi dengan pemerintah setempat sampai membawa pihak kementreian untuk mendatangi warga terdampak dengan harapan bisa merealisasikan aspirasi warga terdampak. Namun semua upayanya itu, masih nihil.

”Sudah beberapa pihak terkait saya datangkan untuk menemui warga terdampak, tapi sampai saat ini ternyata dampak sosial dari mulai masalah pendidikan sampai kesejahtraan masyarakatnya masih begitu aja,” ucapnya saat diwawancarai di sela-sela kegiatannya bertemu muka dengan warga terdampak di Kecamatan Jatigede, kemarin (9/4).

Dalam hal ini, dirinya sangat mengharagai pengorbanan warga terdampak yang sudah rela meninggalkan kampung halamannya dan menenggelamkan matapencaharaiannya. Seharusnya, pemerintah lebih peka terhadap aspirasi masyarakat dan memahami apa yang mereka inginkan. Hal itu, sebagai timbal balik dari pemerihtah buat masyarakat.

”Saya sangat menghargai kondisi warga terdampak, atas pengorbanannya,’ ucapnya.

Pada dasarnya, saat itu dirinya hanya bertindak sebagai pendengar dan melaporkan aspirasi masyarkat kepada pemerintah, yang punya hak memutuskan dan pemangku kebijakan.

”Saya hanya bisa mendengar aspirasi dari masyarakat, dan melaporkannya. Tapi yang memutuskan itu ada di eksekutif,” tuturnya.

Dia menegaskan, saat dirinya dipercaya masyarakat Jawa Barat menjadi gubernur, maka jabatannya akan dipertaruhkan untuk membela masyarakat Jawa barat pada umumnya, khususnya warga terdampak Waduk Jatigede.

”Saya berani pertaruhkan jabatan saya untuk masyarakat saat saya terpilih jadi Gubernur,” tegasnya.

Selain itu, dirinya berambisi mencapai lima hal yang harus dirasakan untuk masyarakat Jawa Barat. Yaitu memberantas pengangguran, memberantas kemiskinan, meningkatkan fasilitas kesehatan dan pendidikan sampai kepada menghilangkan rumah tidak layak huni (rutilahu). (eri)

~ads~

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.