Jaga KPU, 300 Polisi Disiagakan

IPAN SOPYAN/JABAR EKSPRES
JAGA KEAMANAN: Sejumlah personel polisi saat melaksanakan piket di halaman kantor KPU Kota Bandung, kemarin (10/1).

BANDUNG – Porlestabes kota Bandung siagakan Tiga Ratus personel satuan pengamanan gabungan, guna mengamankan pesta demokrasi pemilihan wali kota dan wakil wali kota (Pilwakot) Bandung. Dimulai dari proses pendaftaran Pilwakot 8-10 Januari hingga masa pemilihan 27 Juni 2018.

Wakapolrestabes Bandung, AKBP Gatot Sujono meyebutkan jumlah tersebut meliputi 265 satuan kepolisian Polrestabes Bandung,15 anggota jajaran TNI dari koramil Kodam 0618/Siliwangi. Selain itu ditambah dengan sejumlah petugas Pengamanan dalam (Pamdal) KPU Kota Bandung, dan Satgas dari masing-masing partai politik pendukung pasangan calon.

”Kami siagakan 24 jam selama delapan bulan sepanjang gelaran Pilwakot, dan stand by di halaman KPU untuk para anggota yang bertugas,” ujar Gatot di kantor KPU Kota Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Kota Bandung, Rabu (10/1).

Gatot menjelaskan untuk lokasi pengamanan, pihaknya menyiagakan anggotanya di empat ring yang menjadi objek sentral jalannya kegiatan. Empat ring tersebut meliputi, ring satu di Aula KPU Kota Bandung yang menjadi lokasi verifikasi pendaftaran persyaratan pasangan calon. Ring dua, merupakan akses menuju ring satu. Ring tiga, yaitu halaman dan depan kantor KPU Kota Bandung, juga kantong-kantong parkir kendaraan. Dan ring empat, pengamanan jalur kedatangan dan kembali dari pasangan calon, termasuk para simpatisan pendukung partai politik. ”Sejauh ini kondisi aman,” tegasnya.

Disinggung mengenai akan adanya penambahan jumlah personel dari satuan gabungan dimasa kampanye. Gatot menjelaskam hal itu dimungkinkan dapat terjadi, karena seiring menyesuaikan dengan tahapan dan objek kegiatan dalam pilwakot 2018.

”Seperti halnya pada tahap kampanye dan tahap pemungutan juga penghitungan suara, lanjut dia objek pengamanannya akan berbeda dibandingkan dengan tahapan pendaftaran pasangan calon sehingga dimungkinkan adanya tambahan personel,” sebutnya.

Jelas Gatot, karena hari ini tahapan pendaftaran pasangan calon maka objek pengamanannya adalah pasangan calon, komisioner KPU, dan perangkatnya, termasuk juga para simpatisan pendukung. Hingga saat ini belum membutuhkan tambahan personel dan mudah-mudahan seterusnya juga kondusif seperti ini.

“Kalau hari ini (kemarin, Red) fokus di sini. Karena baru masa pendaftaran, baru nanti setelah kampanye pasti disebar di titik keramaian,” sebutnya

Dia menambahkan untuk memberikan keamanan dan kenyaman bagi pasangan calon, pihaknya akan menerjunkan anggotanya untuk menjadi pengawal pribadi (walpri) untuk masing-masing calon. ”Nanti setelah ada penetapan dari KPU barulah walpri melekat selama pelaksanaan kampanye, mulai dari kediaman hingga beraktivitas politik sehari-hari. Rencananya masing-masing paslon akan didampingi oleh empat walpri, dengan komposisi dua bagi calon wali kota dan dua untuk calon wakil wali kota,” tutupnya. (pan/ign)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here