79

Jadi Fokus Kesrak PKK-KB-Kes Jabar

BERHARAP JUARA: Tim Recheking sedang melakukan monitoring di desa Mandalamekar, Cimeunyan.

CIMENYAN – Ketua Tim Rechecking Tim Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Ricki Herdiansah,SE menilai Kesatuan Gerak (Kesrak) PKK, Keluarga Berencana (KB) dan Kesehatan Kabupaten Bandung sudah baik.

“Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, kabupaten atau kota yang kami nilai sudah baik dalam melaksanakan kegiatan kesrak, salah satunya adalah Kabupaten Bandung,” jelasnya saat melakukan rechecking Kesrak PKK-KB-Kes di Desa Mandalamekar Kecamatan Cimenyan, kemarin (7/12).

Sampai Oktober 2018, lanjutnya, TP PKK Jabar telah melaksanakan monitoring dan evaluasi kesrak PKK-KB-Kes ke-27 se-Jabar. Dalam rechecking tersebuat TP PKK Jabar memiliki tiga kategori penilaian.

“Ada tiga kategori penilian, yakni kesrak PKK dengan salah satu fokus kegiatannya adalah pembangunan Kampung KB, prilaku hidup bersih dan sehat dengan fokus di tatanan rumah tangga serta yang terakhir adalah lingkungan bersih dan sehat.” jelasnya.

Dia mengajak kepada masyarakat untuk mendukung program-program yang menjadi prioritas mitra kerja PKK dalam melaksanakan kesrak PKK-KB-Kes dengan cara pengembangan Kampung KB.

Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Kurnia Agustina Dadang M Naser meminta seluruh kader untuk menerapkan filosofi sabilulungan dalam menjalankan kesrak PKK-KB-Kes.

“Prilaku hidup bersih merupakan salah satu indikator penilaian pada lomba Kesrak PKK-KB-Kes. Oleh karena itu dengan semangat sabilulungan mari kita ciptakan prilaku hidup bersih dan sehat dengan tidak membuang sampah sembarangan.” ajak Kurnia.

Untuk lokus penilaian, Kurnia mengaku bahwa Desa Mandalamekar Kecamatan Cimenyan merupakan desa yang unik. Namun, masih harus tetap digali potensi di wilayahnya dan mencari keunikan yang dapat ditonjolkan.

“ Jika kita berkunjung ke sini, kita dapat melihat tranparansi penggunaan anggaran yang dipajang disetiap ruangannya. Mudah-mudahan apa yang diterapkan di Mandalamekar dapat diimplementasikan juga di 270 desa, 10 kelurahan di 31 kecamatan,” kata dia.

Ditempat yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Sofian Nataprawira, MP mengungkapkan kesrak PKK-KB-Kes sudah menjadi agenda bersama guna meningkatkan capaian cakupan program KB dan pembangunan kesehatan di Kabupaten Bandung.

“Kegiatan tersebut adalah upaya sinergis untuk meningkatkan pencapaian sasaran pelayanan yang baik untuk kegiatan PKK, keluarga berencana maupun kesehatan,” imbuhnya. (yul/yan)

Loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.