Dongkrak Wisata Cibaduyut-Kopo

TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/JABAR EKSPRES
 ATASI MACET: Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil bersama jajaran yang terkait saat menunjukan nama Jalan Cibaduyut Baru saat pencanangan revitalisasi kawasan wisata cibaduyut dan groundbreaking Jalan Tembusan Cinaduyut-Kopo di Jalan Cibaduyut Raya  RW 01 Kota Bandung, kemarin (14/2).

BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan membangun jalan tembus yang menghubungkan Jalan Raya Kopo dan Cibaduyut. Proyek ini dilakukan setelah pihak PT Mikko Mall menghibahkan lahan sepanjang 1,3 kilometer di kawasan RW 01 Kelurahan Cibaduyut Jalan Cibaduyut Raya Nomor 68.

Groundbreaking dilakukan langsung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, kemarin (14/2). Jalan tembus tersebut kata Ridwan sebagai salahsatu upaya untuk mengurangi kemacetan dan mendukung kawasan wisata belanja di kawasan tersebut.

Ridwan meyampaikan, setelah berkomunikasi dengan pihak swasta dan disepakati nama jalan ini nantinya Jalan Wisata Cibaduyut. ”Kalau dengar kata wisata, jadi senang dan happy. Jadi kita sepakati jalan ini namanya Jalan Wisata Cibaduyut,” katanya.

Di tempat sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandung Arief Prasetya mengatakan jalan yang dihibahkan dari PT Mikko Mall memiliki panjang 1,3 kilometer dengan lebar 19 meter. Lahan yang akan dijadikan jalan tersebut dianggap memadai untuk menjadi akses baru menuju kawasan wisata Cibaduyut. ”Lahan ini untuk dijadikan jalan dengan membebaskan sebagian pemukiman warga. Beberapa, namun mereka bersedia direlokasi,” kata Arief

Anggaran untuk pembangunan jalan penghubung jelas Arief masih dalam tahap penghitungan. Karena lahan yang didapat dari hibah bukan milik pemerintah. ”Ini baru pencanangannya fisiknya saja,” singkat Arief.

Setelah peletakan batu pertama secara simbolis, maka pembangunan fisik akan segera dimulai. Dan ditargetkan sebelum Hari Raya Idul Fitri tahun ini, jalan baru itu bisa digunakan. ”Inginnya sih sebelum Idul Fitri sudah bisa dipakai. Karena semua sudah siap, dan suapaya tidak macet kan biasanya di sini suka macet apalagi di hari libur,” harapnya.

Sebut Arief, sebetulnya Pemkot sudah sejak lama membidik kawasan tersebut untuk dijadikan jalan penghubung, namun rencana membangun jalan tembus di kawasan tersebut terkendala biaya yang mahal untuk pembebasan lahan. ”Oleh karenanya hibah dari pihak swasta ini sangat disambut baik untuk mendukung kawasan wisata Cibaduyut lebih tertata dan mudah dijangkau,”sambungnya.

Nantinya setelah terhubung, antara Kopo dan Cibaduyut dapat mendukung kawasan wisata Cibaduyut, yaitu sentra sepatu dan juga mengurangi beban kendaran di Jalan Cibaduyut dan di Jalan Kopo. Kalau tadinya harus memutar melalui Soekarno Hatta, sekarang bisa melalui jalan ini. ”Jadi tidak perlu lagi ke arah sana muter,” sautnya.

Selain jalan tembus Kopo-Cibaduyut, kata Arief, Pemkot Bandung memiliki rencana membangun jalan di kawasan Dago dan jembatan di dekat SMAN 9 Bandung. Meski hingga saat ini belum dipastikan waktu pembangunannya kapan. ”kita masih ada beberapa rencana pembanguanan jalan sambunagn seperti ini, kaya pertigaan dago yang menuju ke arah kabupaten Bandung Barat di situ jalannya harus dipisah,” tutupnya.

Pramuka Diminta Berinovasi

Sementara itu sebagai Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabicab) Kwarcab Kota Bandung, Ridwan Kamil meminta Pramuka terus berinovasi. Selain itu, Ridwan juga beraharp Pramuka Kota Bandung tetap bersemangat dan konsisten berkegiatan positif. Hal itu diungkapkan ridwan saat menyerahkan ijazah kepada 800 orang peserta kursus Pembina Pramuka Tingkat Dasar Tahun 2017 di taman Pramuka Kota Bandung, kemarin.

“Indonesia sudah menjadi bangsa yang merdeka dengan perjuangan oleh para pahlawan. Tugas kita hari ini dari level bangsa yang merdeka harus menjadi bangsa juara. Syaratnya ada tiga, ekonominya stabil tidak ada krisis sosial politik dan SDM nya harus kelas dunia,” kata Ridwan.

“Pramuka harus semangat. Semangat untuk melakukan segala kegiatan yang positif,” lanjutnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Dewasa Kwarcab Kota Bandung, Ayi Suherman menjelaskan, pelatihan yang diadakan Bidang Anggota Dewasa Kwarcab Kota digelar selama 3 bulan sejak Oktober hingga Desember 2017 lalu.

“Pelatihan Kursus Pembina Mahir Tingkat Dasar Ini menghasilkan 1015 Lulusan, 571 Lulusan Program KMD yang tersebar di tingkat Kecamatan serta 444 KMD mandiri,” paparnya.

Turut Hadir dalam acara ini Ketua Kwarcab Kota Bandung Yossi Irianto serta Ketua Kwartir di seluruh Kecamatan di tingkat tingkat Kota Bandung. (pan/ign)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here