Disdagin Serius Tingkatkan Mutu UKM

64
TINGKATKAN MUTU: Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dewi Mulyani (kerudung biru muda berdiri di kedua dari belakang) saat berfoto bersama dengan para peserta Sosialisasi Uji Mutu Produk Makanan di Prime Park Hotel Jalan P.H. Mustofa kota Bandung, kemarin (13/3).

BANDUNG – Upaya meningkatkan kualitas dan daya saing produk Usaha Kecil Menengah (UKM). Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota Bandung menggelar seminar “Uji Mutu Produk Makanan” di Prime Park Hotel, kemarin (13/3).

Dewi Mulyani

Kepala Bidang Perdagangan Reional
dan Luar Negeri Dinas Perdagangan dan
Perindustrian Kota Bandung (Disdagin)

Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Dewi Mulyani mengatakan, kegiatan tahunan ini diadakan untuk meningkatkan produktifitas UKM. Selain itu juga memberikan fasiltas uji mutu produk mereka. Sehingga ke depannya produk-produk itu bisa lebih berkembang.

”Biasanya mereka (pelaku UKM) yang penting jualannya sudah laku, sudah. Padahal ada yang jauh lebih penting, jika ingin usahanya berkembang,” sebut Dewi.

Padahal kata Dewi, saat ini konsumen sudah mulai pintar dalam memilih produk yang akan dibeli untuk dikonsumsi. Dia mencontohkan, konsumen terlebih dahulu melihat tanggal kadaluarsa dan juga kandungan gizi yang terkandung dalam produk. Jika, tanggal kadaluarsa dan kandungan gizi tidak sesuai maka konsumen dipastikan tak akan membeli.

SIMAK PEMAPARAN: Disdagin kota Bandung saat menggelar kegiatan Sosialisasi Uji Mutu Produk Makanan di Prime Park Hotel, kemarin.

”Informasi itu yang kita sampaikan ke pelaku UKM di kota Bandung. Mudah-mudahan efeknya bisa meningkatkan daya saing produk mereka. Kalau tidak disampaikan lama kelamaan mereka akan tegerus secara sendirinya. Kalau ada cap Halal-nya, tangal kadaluarsanya, serta kandungan gizinya itu bisa menjadi kekuatan bagi mereka untuk memasarkan lebih luas lagi,” terang dia.

Seminar yang dihadiri Yusep Ikrawan (Good Manufacturing Product) ketua Program Studi Teknologi Fakultas Teknik Universitas Pasundan (Unpas), Sumartini MP (Diversifikasi Pangan) dan Neneng Suliasih (Uji Mutu ) menyampaikan bagaimana cara mengelola produk yang baik, serta memfasilitasi pengujian mutu serta pembuatan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) secra gratis ke UKM.

”Seminar ini, kita bagi Dua sesi. Hari ini (kemarin, Red.), 90 UKM yang hadir dan besok (hari ini, Red.) 90 UKM juga. Jadi totalnya ada 180 UKM yang mengikuti seminar ini,” sebutnya.

PRODUK UNGGUKAN: Salahsatu produk yang dihasilkan para peserta Sosialisasi Uji Mutu Produk Makanan

Dia menambahan saat ini geliat pelaku UKM di kota Bandung sangat pesat. Hal itu sejalan dengan misi kota Bandung kota yang kreatif. Dia juga meyebutkan Disperindag memfasilitasi para UKM untuk memasarkan produknya di pasar moderen, sepetri Lotemart, Yogya, dan lainnya.

”Kalau yang izinnya sudah komplet pelaku UKM ini akan kita temukan dengan reseler. Dan sekarang sudah banyak produk UKM yang masuk pasar moderen,” katanya.

SERIUS MENYIMAK: Sejumlah perserta mengikuti kegiatan Sosialisasi Uji Mutu Produk Makanan yang diselenggarakan oleh Disdagin Kota Bandung.

Di tempat sama salah seorang pelaku UKM Yeni Mulyani memberikan apresiasi terhadap acara tersebut. Dia menilai kegiatan semacam itu sangat membantu bagi para pelaku UKM, terutama bagi mereka yang baru merintis, bisa lebih tahu bagaimana dapat memasarkan pruduknya dan mampu bersaing.

”Insya Allah ke depannya kalau sudah komplet ada cap Halal-nya. Ada tanggal kadaluarsanya, dan kandungan gizi, bisa meningkatkan daya saing produknya,” sebut Yeni.

Perempuan yang saat ini memproduksi abon hingga nugget ayam ini menyebutkan acara itu pun sebagai ajang untuk berbagi ilmu dan pengalaman dengan para pelaku UKM lainnya. ”Pertemuan ini sangat membantu para UKM, dan semoga bisa meningkat produktifitas produk kami,” harapnya.

Pengusaha yang mengaku sudah menjalankan produksinya selama Enam bulan terakhir itu meyebutkan, dengan adanya bantuan pemerintah, produknya sudah lumayan laku banyak. Dalam seminggu bisa menghabiskan 10 kilogram dada ayam fillet.

Alhamdulilah ada bantuan dari pemerintah, produk saya bisa masuk ke Lottemart. Dan bisa mempekerjakan satu karyawan,” pungkasnya. (pan/ign)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.