Di Tasikmalaya, Menteri Rini Pastikan Rumah Tangga Kurang Mampu Bisa Menikmati Listrik

33
JABAR CAANG: Menteri Rini bersama Diktur Utama PLN Sofyan Basyir menyapa warga Desa Cikupa di Kecamatan Karangnunggal, Tasikmalaya, Kamis (12/7).

TASIKMALAYA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M. Soemarno kembali memberikan dukungan bagi peningkatan rasio elektrifikasi dan perbaikan taraf hidup masyarakat. Salah satunya dengan mendorong sinergi PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dengan PT Pertamina (Persero) melakukan penyambungan listrik gratis bagi 400 Kepala Keluarga (KK) Tasikmalaya yang tersebar di kecamatan Rajapolah, Kecamatan Singaparna dan Kecamatan Karangnunggal.
Kunjungan ke Tasikmalaya sebagai langkah menteri BUMN dan Dirut PLN untuk memastikan keseluruhan pelaksanaan program penyambungan listrik melalui Sinergi BUMN kepada 40.000 masyarakat atau rumah tangga tidak mampu di wilayah Jawa Barat dan Banten.
Rini mengatakan, untuk tahap pertama, bantuan dari BUMN untuk sambungan listrik ini menyasar 40.000 kepala keluarga (KK) di Jabar dan Banten. Sebanyak 8.000 berada di Kabupaten Cianjur, 9.400 di Kabupaten Garut, 3.000 di Kabupaten Pangandaran, 7.000 di Kabupaten Sukabumi, 10.000 di Kabupaten Tasikmalaya, dan 2.600 di Kabupaten Serang, Banten.
”Saya mendengar bahwa ada warga yang berlistrik tapi itu diambil dari rumah yang sudah berlistrik (levering, Red). Dengan bantuan sambungan listrik melalui Sinergi BUMN kepada masyarakat, warga sepenuhnya akan menikmati listrik langsung dari PLN. Ini tentunya sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan akses listrik secara penuh dan menopang kegiatan ekonomi rumah tangganya,” papar Menteri Rini di sela-sela kunjungannya.
Menteri Rini juga terus mendorong BUMN-BUMN untuk meningkatkan kepeduliannya bagi perbaikan elektrifikasi melalui sebuah sinergi dan saling bahu membahu. Selain wilayah Kabupaten Tasikmalaya, sinergi BUMN mendorong elektrifikasi rumah tanga kurang mampu juga dilakukan di wilayah-wilayah lain di Provinsi Jawa Barat seperti di Kabupaten Cianjur, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Garut dan Kabupaten Sukabumi.
”Ini merupakan kepedulian BUMN bagi masyarakat terutama masyarakat kurang mampu sehingga bisa menikmati listrik yang pada akhirnya juga bisa mendorong perbaikan taraf hidupnya.Terima kasih kepada PLN dan Pertamina yang sudah membantu masyarakat di wilayah Tasikmalaya. Saya terus mendorong sinergi seperti ini terus berlanjut di wilayah-wilayah lain dan semakin banyak BUMN yang terlibat,” tuturnya.
Di kesempatan yang sama, Direktur Utama PT PLN (Persero), Sofyan Basyir mengungkapkan, masyarakat kurang mampu yang mendapat bantuan program sambung listrik gratis ini akan mendapatkan sambungan listrik PLN daya 450 Volt Ampere (VA) dengan tarif bersubsidi dan sistem layanan prabayar.
”Kami terus bekerja keras bagi pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat terutama rumah tangga tidak mampu yang mengalami kesulitan secara finansial untuk bisa mengakses listrik langsung ke PLN. Hal ini salah satunya dengan sinergi antar BUMN yang sudah dibangun dan terus mendapat dukungan dari pemerintah. Saya juga pastikan bahwa personil-personil PLN di lapangan bisa bekerja optimal dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.
PLN mencatat, saat ini rasio elektrifikasi Provinsi Jawa Barat tercatat di level 96, 51 persen dengan jumlah KK yang belum terlistriki tercatat sebanyak 316.947 KK. Sementara untuk Kabupaten Tasikmalaya sendiri, rasio elektrifikasi tercatat di level 92 persen dengan jumlah KK yang belum terlistriki tercatat sebanyak 28.977 KK. (rls/rie)

~ads~
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.