Butuh Pebaikan, Pemkot Belum Tanggap

46
BUTUH PERBAIKAN: Rumah milik warga di Kota Cimahi yang terlihat nyaris ambruk dan butuh perbaikan dengan segera.

CIMAHI– Setelah tiga minggu rumah milik keluarga Hasanah, 50, dinding bagian belakangnya ambrol setelah tanahnya tergerus akibat hujan deras, hingga saat ini masih belum mendapat bantuan dari pihak perintah.

Rumah yang berlokasi di Kampung Saradan, RT 04 RW 02, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi itu sedikit berada diatas tebing, sehingga jika tanahnya longsor, dinding rumah yang telah mulai retak dan sudah mulai condong itu bisa saja ambruk dan otomatis akan meratakan rumahnya dengan tanah.

“Kejadiannya tiga minggu yang lalu, pas saya lagi membuat gorengan, kemudian turun hujan angin, jadi sebagian atapnya ambruk dan dinding pun retak-retak,” ujar Hasanah dikediamannya, Kamis (17/5).

Hasanah menyebutkan, rumah tersebut dibangun pada tahun 2011 dan hingga saat ini ditempati oleh tujuh orang keluarganya, yakni ia dan suaminya Rusjunaedi, 52, keempat anaknya dan satu orang menantunya. Saat ini, lanjutnya, ketiga anaknya itu masih bersekolah, yang paling kecil kelas 5 SD, yang kedua SMP dan yang ketiga telah lulus SMA. Sementara yang paling dewasa telah berumah tangga.

Baca Juga:  DPKP Lempar Tanggung Jawab

“Sejak dulu, disini sudah ditempati oleh tujuh orang dengan anak-anak saya. Pas rumah ini dindingnya mulai rentak sekeluarga diungsikan ke kantor RT,” katanya.

Diungsikannya keluarga mereka, lantaran pihak RW merasa prihatin dan ditakutkan rumah tersebut tiba-tiba ambruk jika terus-terusan diguyur hujan deras. “Waktu itu 10 hari saya dan keluarga diungsikan kesana karena memang berbahaya jika dindingnya ambruk,” katanya.

Namun, karena lokasinya tidak mumpuni untuk ditinggali oleh tujuh orang, keluarga tersebut memilih untuk kembali ke rumah yang dindingnya nyaris ambrol tersebut.

Padahal, ia sudah dibantu Pemerintah setempat untuk mengajukan bantuan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi, namun hingga kini bantuan tersebut tak kunjung turun.”Pas kejadian itu pernah dibantu, tapi hanya memberi selimbut dan makanan saja,” katanya.

Baca Juga:  Penderitaan SMPN 3 Ngamprah Usai

Ditempat yang sama Ketua RW 02, Yadi mengatakan, respon dari BPBD tersebut seharusnya bisa langsung, karena pihaknya sudah mengajukan permintaan bantuan perbaikan tak lama setelah kejadian tersebut.

“Bantuannya memang sedikit telat, kasihan ke beliaunya. Harapan kami pihak pemerintah dalam hal ini BPBD bisa secepatnya memperhatikan,” katanya.

Hal tersebut, kata dia, lantaran kondisi rumahnya memang sudah mengkhawatirkan, sehingga jika tetap dibiarkan ditakutkan bisa menyebabkan korban jiwa. Yadi berharap pihak terkait bisa secepatnya memberikan bantuan untuk mengantisipasi kemungkinan kejadian yang tidak diinginkan.

“Biasanya cepat, kok sekarang jadi agak lama, padahal saya laporannya berjenjang dari mulai RT hingga lurah dari tiga minggu yang lalu. Seharusnya mereka bisa cepat dalam merespon laporan warga,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi, Dani Bastiani saat dikonfirmasi, mengakui memang pihaknya belum menentukan tindakan selanjutnya terkait bantuan perbaikan rumah Hasanah. Sebab menurut Dani untuk memperbaiki rumah oleh BPBD, perlu melakukan assesment terlebih dahulu.

Baca Juga:  Kualitas Air Citarum Meningkat, IP Diuntungkan

“Itu rumahnya memang rusaknya terkena bencana, tapi kami (BPBD) harus melakukan pengecekan lagi, apakah layak untuk dibantu atau tidak. Karena harus ada SK Wali Kota,” ujar Dani Bastiani saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (17/5).

Kendati demikan, Dani membenarkan jika rumah milik Hasanah tersebut rusak karena dampak dari bencana yakni hujan deras dan angin kencang beberapa minggu yang lalu. Dani mengaku pihaknya baru bisa membantu keperluan logistik. Sedangkan untuk bisa mendapat bantuan perbaikan rumah tersebut, pihak keluarga harus menunjukan surat rumah, bahwa rumah tersebut memang merupakan milik pribadi.

“Sehingga BPBD baru bisa mengambil langkah selanjutnya. Tapi nanti kita akan cek lagi ke lokasi,” pungkasnya. (ziz).

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here