Ajak Para Guru Tuangkan Kreativitas Dalam Bentuk Tulisan

Mendorong Kompetensi dan Profesionalisme

284

BANDUNG – Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) Bahasa Inggris PGRI Jawa Barat berkolaborasi dengan MediaGuru akan menggelar pelatihan bertajuk Satu Guru Satu Buku. Pelatihan digelar di Aula Gedung SMP BPI Bandung, Jalan Burangrang, Kota Bandung, (11-12/8).

Ketua Pelaksana Kegiatan Heli Setiawati Spd MM menuturkan, tujuan digelar acara ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan guru dan mendorong profesionalisme guru.

”Salah satunya meningkatkan kompetensi guru. Acara ini juga sebagai program kerja dari APKS yang isinya melatih keterampilan menulis bagi para guru,” ungkap Heli kepada Jabar Jabar Ekspres di SMPN 13 Bandung, kemarin (10/8).

Heli menjelaskan, kegiatan ini diikuti oleh guru se-Indonesia dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sampai universitas. Termasuk beberapa perwakilan Dinas Pendidikan.

Dia mengatakan, membutuhkan waktu sekitar tiga bulanan untuk menyelenggarakan kegiatan ini. Dari mulai menyusun kegiatan sama mengumpulkan peserta.

Heli tidak menyangka, animo guru sangat besar untuk mengikuti kegiatan ini. Padahal sebelumnya, kata Heli, dirinya hanya menargetkan 100 peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan kali ini. Tapi, kenyataannya, pendaftar mencapai 170 orang.

Berdasarkan keikutsertaan, kata dia, ada 90 peserta dari Kota Bandung. Apabila diakumulasi se-Jawa Barat, totalnya ada 145 orang dari 170 peserta se-Indonesia yang terdaftar dalam kegiatan ini.

Menurut dia, kegiatan ini bukan kali pertama digelar. Dia bercerita, kegiatan seperti ini sering diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Namun kali ini, yang menjadi penyelenggara adalah APKS bekerja sama dengan MediaGuru. Heli berharap dengan diadakannya kegiatan ini bisa memotivasi masyarakat terutama para guru untuk bisa menulis.

”Termasuk mengajak masyarakat untuk menyebarkan kebaikan. Kemudian mengekspos kembali teman-teman guru dan berbagi pengalaman menjadi seorang guru. Jadi, generasi selanjutnya bisa termotivasi untuk melanjutkan apa yang sudah dilakukan oleh gurunya,” harap Heli.

Dia juga berpesan kepada para guru se-Indonesia untuk berkarya dengan menuliskan berbagai macam ide, pikiran, dan pengalaman menjadi seorang guru dalam sebuah buku. ”Sehingga, semua golden moment yang pernah dialami itu bisa menjadi inspirasi bagi generasi yang akan datang,” tutupnya.

Sementara itu, Pemimpin Umum MediaGuru, Mohammad Ihsan menuturkan, dirinya ingin berbagi ilmu kepada masyarakat luas terutama para guru di Indonesia bagaimana caranya menulis.

”Kebetulan di acara pelatihan Satu Guru Satu Buku saya diundang untuk menjadi salah satu pemateri, dan itu sesuai dengan tujuan saya untuk berbagi ilmu kepada para guru dalam hal menulis,” tutur Ihsan kepada Jabar Ekspres via telepon, Jumat (10/8).

Ihsan optimistis, para guru itu bisa menulis. Sebab, skill menulis juga didorong oleh keinginan para peserta masing-masing.

Untuk teknis pelaksanaannya, kata Ihsan, pelatihan ini akan dilaksananakan selama dua hari dengan langsung mengajak para peserta praktik menulis. ”Kita bakal ajak para peserta untuk menulis apa yang ingin mereka tulis dengan mengusung tema pendidikan. Kami berikan gambaran terlebih dahulu, selanjutnya kami pantau,” kata Ihsan.

Di akhir kegiatan, Ihsan juga mengungkapkan akan membuat sebuah whatsapp group, dimana nantinya itu menjadi sebuah media untuk saling sharing atau bertukar pikiran.

”Jadi, kegiatan ini tidak hanya berakhir selama dua hari saja. Kita akan membuat sebuah whatsapp group untuk saling sharing,” ungkap salah satu pemateri pelatihan Satu Guru Satu Buku ini.

Nantinya, setelah satu bulan diadakannya pelatihan ini, Ihsan berharap, para peserta bisa membuat sebuah buku dari hasil tulisannya sendiri.

”Bebas mau nulis apa saja yang pasti seputar dunia pendidikan. Dan mungkin, setelah satu bulan pelatihan ini digelar, saya berharap para peserta bisa membuat sebuah buku dari hasil karya tulisannya sendiri dan buku tersebut dikumpulkan dalam rangka memperingati hari guru nasional yang akan datang,” tandasnya. (azu/rie)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.