Ajak Masyarakat Cintai Quran

MTQ Diikuti 27 Kabupaten/Kota

23
PERAGAKAN DEFILE: Kontingen Khalifah MTQ dari Kabupaten Bandung berjalan pada acara pembukaan MTQ ke XXXV di kabupaten Sukabumi, Pelabuhan Ratu kemarin (15/3).

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) kembali mengingatkan tentang kewajiban bagi umat muslim untuk memahami kandungan Alquran.

Aher menilai, memahami isi Alquran merupakan me­mahami petunjuk bagi ke­hidupan setiap muslim. Se­hingga, bila sudah mengeri isi dan kandungannya maka harus diamalkan dalam ke­hidupan nyata.

Untuk itu, pada perhelatan Musabaqoh Tilawatul Quran yang baru di buka belum lama ini di Sukabumi, dia berpesan kompetisi ini bukan sebagai ajang untuk men­cari siapa yang terbaik. Namun, umat Islam harus memuliakan, mengagungkan, dan membumikan Alquran dalam kesehariannya.

”Mari kita hadirkan sejum­lah kewajiban kita terhadap Alquran ini,” jelas Aher dalam rilis yang di terima redaksi Jabar Ekspres kemarin (15/4)

Aher menilai, Alquran per­tama kali turun diwahyukan oleh Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad memiliki makna perintah untuk mem­baca (Iqra). Sehingga, dengan perintah itu umat islam sudah selayaknya mengimani seluruh Ayat Alquran yang turun.

”Saya mengajak seluruh ma­syarakat Jawa Barat, mari kita imani Alquran seluruhnya, sepenuhnya, yakin seyakin-yakinnya bahwa Alquran adalah benar dari Allah SWT,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Kan­tor Wilayah (Kanwil) Pro­vinsi Jawa Barat Kementerian Agama, A. Buchori mengata­kan, secara substantif kegia­tan ini memperkuat keyakinan kita bahwa Al Quran adalah sumber utama untuk merujuk ajaran Islam sesungguhnya.

Buchori menilai MTQ men­jadi syiar dalam mengaktua­lisasikan ajaran dan nilai yang terkandung dalam Al Quran. Secara kultural MTQ juga men­jadi ajang silaturahim antara ulama, santri, dan masyarakat.

”Oleh karena itu, peran dan kebijakan Pemerintah Daerah, khususnya dalam membangun dan mengelola, juga mengembangkannya melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) men­jadi strategis dalam upaya membangun, menjaga ke­beragaman di masyarakat,” papar Buchori.

Buchori menyebutkan, ada 12 cabang dan 23 golongan yang dipertandingkan pada MTQ XXXV Jabar ini yang tersebar di 12 venue yang ada di Pelabuhan Ratu.

Jumlah peserta MTQ seba­nyak 1.057 orang berasal dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat. Mereka didukung 657 official utusan dari seluruh Jawa Barat.

Sementara itu, Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, melepas 52 orang peserta pada Kamis (12/4) lalu. Para santriwan dan santriwati ter­sebut akan mengikuti ajang MTQ ke-35 Tingkat Provinsi Jawa Barat di Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi yang berlangsung mulai 14 hingga 20 April mendatang.

Penglepasan ditandai dengan penyerahan Bendera Kafilah Kabupaten Bandung dari Bu­pati kepada Ketua Kafilah H. Marlan, juga pemakaian jaket kepada perwakilan santriwan dan santriwati.

”Saya harap para Kepala Perangkat Daerah dijadikan pembina untuk masing-ma­sing cabang MTQ yang dip­erlombakan, ini akan men­jadi nilai khusus bagi perang­kat daerah yang binaannya berprestasi dalam MTQ,” tutup Dadang. (bbs/yan/yul)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here