Aher Segera Keluarkan UMSK Karawang

4182
UMSK Karawang
HUMAS PEMPROV JABAR FOR JABAR EKSPRES
DISKUSI DENGAN SP: Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan saat menerima serikat buruh Karawang dan Purwakarta yang membahas terkait UMSK, kemarin (16/5).

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) melakukan audiensi bersama perwakilan Serikat Pekerja (SP) dari Kabupaten Karawang dan Purwakarta. Pertemuan dilakukan untuk membahas Surat Keputusan (SK) gubernur terkait Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) di Karawang dan Purwakarta.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengungkapkan, pihaknya akan segera mengkaji aspirasi yang disampaikan serikat buruh terkait UMSK. Namun, Pemprov Jabar masih membutuhkan masukan dari semua pihak agar keputusan yang dikeluarkan mampu memberi manfaat bagi semua pihak.

”Insyaallah kita akan segera mencari titik temu, sehingga SK untuk Karawang dan Purwakarta segera kita terbitkan,” kata gubernur yang karib disapa Aher itu kemarin (16/5).

Baca Juga:  Ini Permintaan Viking Persib Club Terhadap Tiga Pemain Persija

Lebih lanjut, Aher menjelaskan, dalam audiensi, perwakilan dari serikat buruh menyampaikan permasalahan UMSK di Kabupaten Karawang dan Purwakarta yang belum menemui kesepahaman. Menurutnya, meski permasalahan tersebut bisa ditempuh dengan dwipartit antara pekerja dan para pengusaha tapi pekerja merasa tidak nyaman sebelum ada regulasi yang menaungi.

”Sebab, boleh jadi bisa diubah, dilanggar dengan mudah dan bisa tidak disepakati antar dua pihak kalau bupati tidak menyepakati. Oleh karena itu mereka ingin ada SK gubernur, itu yang menjadi harapan mereka,” kata dia.

Aher memaparkan, permasalahan di Kabupaten Karawang yakni belum adanya kesepakatan angka di antara pihak Apindo dan serikat pekerja. Sedangkan permasalahan di Purwakarta, belum lengkapnya persyaratan untuk kesepakatan yang telah disepakati kedua belah pihak.

Baca Juga:  Bandung Bersinergi II ”Enlarge Your Bussiness” Berlangsung Seru dan Beri Motivasi

“Tadi adalah sebuah usaha bersama teman-teman SP untuk mencari titik temu bagi kasus Karawang dan Purwakarta,” kata dia. (mg1/ign)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here