46 Anak Sungai Dipantau

Rencanakan Pasang Pipa Gendong

51

BANDUNG – Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil berencana membangun pipa gendong di sepanjang anak sungai Citarum yang melawati kawasan pemukiman. Hal itu untuk membantu normalisasi sungai Citarum agar kembali bersih.

Disebutkan Ridwan dengan adanya pipa gendong tersebut, ada upaya untuk mengurangi sampah yang diproduksi rumah tangga agar tidak langsung dibuang ke aliran sungai sehingga aliran sungai tetap akan menjadi bersih. ”Dimana melalui program ini akan menampung sampah dari pipa-pipa kecil dari rumah warga yang biasanya langsung dibuang ke sungai,” kata Ridwan Kamil di Balaikota Bandung, belum lama ini.

Sebut Ridwan, apa yang diusulkannya itu merupakan proyek inovatif yang sedang dikoordinasikan dengan membuka pipa sepanjang sungai di daerah pemukiman kumuh. Sehingga sampah dari pipa yang langsung buang ke sungai dapat tertampung di pipa bawahnya yang lebih besar.

ads

”Maka sampah yang masuk kedalam pipa gendong tersebut akan diangkut atau diambil setiap beberapa waktu sekali. Dengan demikian, sampah rumah tangga yang mengotori anak sungai Citarum bisa berkurang,” kata Ridwan.

Dia menyebutkan terdapat 46 anak sungai Citarum di Kota Bandung yang akan dipantau pihaknya. Terlebih ada inovasi dari PD. Kebersihan yang siap mengangkut sampah besar seperti kasur, lemari, dan lain sebagainya. Terutama bagi warga yang bingung akan membuangnya kemana. ”Edukasi sangat penting sehingga kami bersama aparat kewilayahan dan ulama menekankan pentingnya kebersihan dalam keseharian. Bahkan terkait pekerjaan sungai,” jelasnya.

Terang Ridwan,  Pemkot Bandung mempersiapkan Rp 110 Miliar di sejumlah SKPD untuk membuat anak sungai Citarum bersih, dari pengerukan hingga penyediaan alat.  ”Untuk pengerukan kita memiliki 12 excavator dengan ukuran kecil yang bisa masuk di gang-gang sempit. Letak sungai anak sungai Citarum berada. Ditambah 2 ribu pekerja yang setiap harinya mengontrol sampah yang berdampak pada kebersihan sungai Citarum,” sambungnya.

Ditemui di tempat sama Dandim 0816/BS Kol. Inf Arfin Dahlan mengatakan Kota Bandung sudah dari jauh hari memperhatikan kebersihan dan kelestarian akan anak sungai Citarum di Kota Bandung. ”Langkah besar Kota Bandung mendahului untuk menata anak sungai Citarum sebelum turunnya Perpres. Jadi dengan survey oleh 27 tim yang terdiri dari 911 orang, maka kota sudah memiliki data yang konkrit dan akurat,” katanya.

Diakuinya berdasakan survey tersebut banyak ditemukan pedangkalan dan pembuangan titik sampah dan keramba, termasuk lodong pembuangan tinja. Hal ini terjadi karena keterbatasan peraturan yang belum bersinergi antar SKPD.

”Kita sebagai trigger dalam aspek penataan lingkungan Citarum bukan hanya di sini saja, tapi ke sumber air itu sendiri. TNI mendorong seluruh stake holder perhatian dan kritis akan aspek lingkungan itu sendiri,” tambahnya. (pan/ign)

~ads~
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.