10 Tahun Menjabat Terasa Cepat Berlalu

70
TANDATANGANI PRASASTI: Diakhir jabatannya Gubernur Jabar menandatangani sekakigus meresmikan 5 masjid yang dibangun di Kabupaten/Kota di Jabar

BANDUNG – Masa jabatan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan akhirnya berakhir. Jabatan yang dia emban tersebut telah menorehkan lebih dari 200 penghargaan dari penerintah pusat.

Masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur per 13 Juni. resmi meletakkan dan menyerahkan memori jabatan pada Pelaksana harian (Plh) Gubernur Jabar Iwa Karniwa.

Selama bertugas 10 tahun atau dua periode, Aher mengatakan, masa kepemimpinannya begitu cepat berlalu.

“Rasanya singkat, baru kemarin dinasihati Ceu Popong (anggota DPR RI) dan bertemu Kang Tjeje dan Kang Uu Rukmana. Alhamdulillah dalam kurun waktu 10 tahun, kita bekerja dengan penuh keseriusan, sesuai kemampuan kami semua,” ucap Aher dalam sambutannya.

Aher mengaku waktu 10 tahun pihaknya baik bersama Dede Yusuf maupun Deddy Mizwar bekerja sesuai batas kemampuan. Untuk semakin maju dan berkembang, butuh kepemimpinan dan kerja keras.

“Alhamdulilah menorehkan prestasi. Sampai 9 Juni lalu sudah meraih 281 penghargaan,” kata Aher.

Di akhir pidatonya, Aher mewakili juga keluarga juga Deddy Mizwar meminta maaf jika selama ini memimpin terdapat banyak kesalahan. Namun dia mengaku hal ini bisa diperbaiki dengan kerjasama dan kebersamaan seluruh pihak.

Sementara itu, Plh Gubernur Jabar Iwa Karniwa sendiri mewakili jajaran Pemprov Jabar menyampaikan apresiasi pada Aher atas pengabdian serta dharma baktinya selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.

“Kami menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya pada Pak Ahmad Heryawan dan Pak Deddy Mizwar atas pengabdiannya selama ini,” ujarnya.

Iwa mengungkapkan selama perjalanan memimpin di Jawa Barat, mulai periode 2008-2013 dan 2013-2018, terdapat banyak prestasi dan kemajuan di Jawa Barat di antaranya meningkatnya pertumbuhan ekonomi, skala kepuasan masyarakat terhadap layanan pemerintahan, meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), menurunnya tingkat pengangguran terbuka serta menurunnya angka kemiskinan.

“Pada periode 2008-2018 ini juga telah banyak pembangunan infrastruktur yang dilakukan seperti pembangunan sarana pendidikan, sarana kesehatan, jalan tol, serta yang cukup monumental yaitu pembangunan Waduk Jatigede dan Bandar Udara Internasional Kertajati,” papar Iwa.

Selain itu pada periode ini pula, Jawa barat berhasil meraih 281 penghargaan termasuk diantaranya Penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha dari Presiden Republik Indonesia.

Dihadapkan pada berakhirnya kepemimpinan Aher, dia berharap agar segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemprov dapat terus meningkatkan motivasi, semangat, integritas, dan soliditas, serta terus meningkatkan sinergitas dalam melaksanakan tugas pembangunan di Jawa Barat.

Menurutnya apa yang telah dicapai Jawa Barat tidak hanya sampai disini, namun terus dilanjutkan dan ditingkatkan.

“Jangan pernah merasa puas teruslah memberikan karya terbaik bagi Jawa Barat sehingga kemajuan pembangunan dan kesejahteraan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat di Jawa Barat,” tuturnya.

Iwa memastikan sejumlah agenda penting jangka pendek akan menjadi fokus dirinya usai Ahmad Heryawan melepaskan masa jabatan.

Pertama, pihaknya akan terus mengkoordinir OPD yang terkait dengan kenyamanan warga berlebaran, arus balik hingga wisata cuti lebaran. Menurutnya dia sudah meminta Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan Bina Marga untuk memberikan layanan terbaik.

“Pelayanan dan kenyamanan warga yang tengah menjalankan lebaran dan arus balik nanti harus lebih baik dari tahun sebelumnya. Kita juga terus lakukan koordinasi yang baik dengan pihak kepolisian dan lain-lain,” paparnya.

Kedua pihaknya segera melakukan konsolidasi di internal Pemprov terkait tugas-tugas yang tengah berjalan, penyerapan anggaran dan efektifitas roda organisasi. “ASN Pemprov Jabar itu kompak dan solid, kita jaga kondisi yang sudah baik ini. Mari merapatkan barisan,” katanya.

Terakhir, pihaknya juga akan memantau dan menjamin agar agenda Pilgub Jabar yang tengah berjalan untuk tetap kondusif hingga penetapan Gubernur-Wakil Gubernur terpilih. “Segala kekhawatiran terkait tidak kondusifnya Pilgub dan Pilkada di Jabar harus dijawab dengan langkah antisipasi dan koordinatif dengan stakeholder yang lain termasuk dengan TNI/Polri,” tegasnya. (yan)

~ads~
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.