Utara Ancam Pengendara

Korban Terjebak, Sempat Menatap Pinus Tumbang

pohon-runtuh
POHON LAPUK: Sejumlah warga bersama pihak keamanan saat berusaha mengevakuasi jasad korban yang tertimpa pohon pinus, kemarin (16/4).

jabarekspres.com, BANDUNG – Satu orang tewas dan satu lainnya terluka setelah pohon pinus setinggi 20 meter tumbang dan menimpa pengendara sepeda motor di Jembatan Tonjong kawasan wisata Maribaya, Jalan Maribaya Rt 03/Rw 08, Desa Wangunharja, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), kemarin (16/4) sekitar pukul 14.20.

Tidak Bisa Menghindari Maut    -Korban Leni Novita Sari dibonceng kakaknya Agus Riyanto menggunakan sepeda motor nopol D 5177 WN   -	Di lokasi kejadian, korban bersama pengendara lainnya terjebak kemacetan    -	Tidak lama berselang, satu pohon pinus tumbang   -	Korban tidak bisa menghindar karena arus padat   -	Selain menimpa kedua korban, pohon tersebut menimpa dua mobil: Terios nomor polisi E 1808 KFL dan Avanza B 1464 HL  Sumber: diolah dari wawancara
Tidak Bisa Menghindari Maut


– Korban Leni Novita Sari dibonceng kakaknya Agus Riyanto menggunakan sepeda motor nopol D 5177 WN

– Di lokasi kejadian, korban bersama pengendara lainnya terjebak kemacetan

– Tidak lama berselang, satu pohon pinus tumbang

– Korban tidak bisa menghindar karena arus padat

– Selain menimpa kedua korban, pohon tersebut menimpa dua mobil: Terios nomor polisi E 1808 KFL dan Avanza B 1464 HL

Sumber: diolah dari wawancara

Korban tewas diketahui Leni Novita Sari, 21, warga Babakan Cianjur, Gunung Batu, Kota Bandung. Korban saat itu berboncengan menggunakan sepeda motor jenis bebek nopol D 5177 WN bersama kakaknya, Agus Riyanto, 34. Keduanya diketahui usai menghadiri undangan pernikahan saudaranya di Desa Cibodas, Kecamatan Lembang (KBB) atau kawasan Bandung Utara.

Menurut saksi korban Agus, pada saat kejadian dirinya bersama korban tewas tak berfirasat apapun soal insiden tersebut. Terlebih, konsidi di lokasi juga tidak sedang hujan. ”Tadi kami berdua pulang dari undangan saudara di daerah Cibodas,” terang dia sebelum di bawa ke rumah sakit.

Agus mengatakan, saat itu kondisi lalu lintas sedang macet. Dia juga mengaku, mendengar retakan pohon pinus tersebut. Dan mengetahui jika akan menimpa keduanya.

Nahas, dia bersama korban terperangkap macet karena alur tersebut merupakan alur menuju lokasi wisata. Dia bersama korban hanya bisa pasrah dan mengelak sebisanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here