Tsania Warma Lelah dan Menyerah

SIDANG perdana gugatan cerai aktris Tsania Warma terhadap suaminya, Atalarik Syah mulai ditabuh. Persidangan pasangan suami istri yang telah dikarunia dua anak Syarif Muhammad Fajri dan Aisyah Shabira di gelar di Pengadilan Agama (PA), Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/4).

Beragendakan mediasi,  persidangan pasangan selebritis yang mengucap janji suci pada 10 februari 2012 tersebut menjadi pusat perhatian. Sayangnya, Atalarik Syah tak muncul.

Peraih panasonic Gobel Awards 2011 untuk katagori Aktor terfavorit tersebut diwakili kuasa hukumnya, Junaidi. Sedangkan Tsania Warma memenuhi panggilan majelis hakim. Marwa-sapaan akrbanya,- ditemani keluarga dan kuasa hukumnya, Rizam Tadjoedin. Sedangkan pihak Atalarik hanya diwakili pengacaranya, Junaidi.

”Hari ini (Selasa. 4/4) seyogyanya tergugat akan hadir. Tapi bersamaan dengan jadwal dia berangkat umrah,” kata Junaidi.

Sontak, ketidak hadiran Kakak dari Teddy Syach, Attila Syach dan Attar Syach mempengaruhi persidangan. Sidang di ruang 1 PA ini yang sempat diskors selang beberapa menit lantaran majelis hakim yang diketuai Sahrudin menyarankan untuk melengkapi urusan administrasi menundanya.  ”Kalaupun mau ditunda barangkali paling cepat dua minggu. Tidak bisa minggu depan,” jelasnya

Menurut Junaidi, sebenarnya rencana umrah kliennya ini sudah diagendakan sejak jauh-jauh hari dan dilakukan bersama Tsania Marwa. Namun, Atalarik hanya pergi sendiri sebab sang istri terlanjur melayangkan gugatan kepada dirinya.

“Rencananya mereka berdua akan pergi. Saya juga menyarankan klien saya agar fokus dulu ibadah dan meminta doa agar diberikan jalan yang terbaik,” jelasnya.

Junaedi menyampaikan kliennya sebisa mungkin akan mempertahankan rumah tangganya yang sudah berjalan selama lima tahun. “Atalarik masih sayang kepada istrinya dan tidak punya alasan untuk bercerai,” ungkap Junaidi.

Sementara itu Tsania Marwa mengungkapkan, keputusan menggugat cerai Atalarik sudah lama dipikirkan. ’’Saya lima tahun terlihat baik-baik saja. Ada masalah, tapi tidak perlu diungkap karena masalah pribadi. Kalau saya nggak merasa menyerah, saya nggak mungkin gugat,’’ ucap Marwa.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR