Refleksi Bulan Ramadhan dalam Empat Pilar Kebangsaan

Digelar Yadi Srimulyadi, Anggota MPR RI

2
SAMPAIKAN MATERI : H. Yadi Srimulyadi anggota MPR RI, memberikan sambutan dalam acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung, Sabtu (17/6)

jabarekspres.com, PASEH – Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah. Tidak hanya untuk umat islam tetapi juga untuk seluruh bangsa Indonesia dimana deklarasi kemerdekaan Bangsa Indonesia dilakukan pada bulan ramadan. Ketika itu para founding father bangsa yang beragama islam sedang menunaikan ibadah puasa.

Dalam bulan suci umat islam ini juga ini, H. Yadi Srimulyadi anggota MPR RI yang berasal dari Kabupaten Bandung menggelar kegiatan 4 (empat) pilar kebangsaan yang diakhiri dengan acara buka bersama.

“Pancasila adalah konsensus para pendiri bangsa atas Indonesia, dimana didalamnya terkandung nilai-nilai religius dan menempatkan keimanan kepada Tuhan pada urutan yang pertama,” kata  Yadi usai kegiatan sosialisasi empat pilar, di Desa Tangsimekar, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, kemarin (17/6).

KebangsaanSIMAK MATERI: Masyarakat kabupaten Bandung mengikuti Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kecamatan Paseh, Sabtu (17/6).
KebangsaanSIMAK MATERI: Masyarakat kabupaten Bandung mengikuti Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kecamatan Paseh, Sabtu (17/6).

Yadi juga mengungkapkan, bahwa konsekwensi dari sila Ketuhanan Yang Maha Esa adalah kewajiban negara untuk menjamin umat Islam dapat melaksanakan ibadahnya dengan penuh kemerdekaan. Pasalnya, kata Yadi, kemerdekaan menjalankan ibadah juga diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang merupakan satu dari empat pilar kebangsaan.

Dalam sesi tanya jawab dengan peserta, lanjut Yadi, disampaikan juga bahwa kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agamanya masing-masing merupakan bentuk pengamalan dari pilar kebangsaan yang lain yaitu Bhineka Tunggal Ika.

“Kegiatan sosialisasi empat pilar ini adalah salah satu tugas dari setiap anggota MPR RI, agar seluruh elemen masyarakat dapat menginternalisasi empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal dalam kehidupan seharai-hari dan tidak hanya sekedar menjadi jargon kosong yang tidak dipahami oleh warga negara,” paparnya.

Terpantau di lokasi sosialisasi, para peserta berjumlah 100 orang lebih, dihadiri tokoh masyarakat dan muspika Kecamatan Paseh. Kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan khidmat. Setelah selesai, Yadi Srimulyadi melaksanakan buka bersama dengan para peserta sosialisasi. (yul/gun)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here